Kue pancong (unsplash.com/Anisa Wulan Asri)
Banyak orang Indonesia sering menganggap Kanom Krok itu sama dengan kue pancong atau bandros. Memang benar keduanya berbahan dasar kelapa dan tepung beras, tapi kalau kamu jeli, perbedaannya sangat terasa di lidah.
Kue pancong umumnya memiliki tekstur yang lebih padat dan berserat karena menggunakan kelapa parut dalam jumlah yang dominan. Sebaliknya, Kanom Krok terasa jauh lebih halus dan creamy karena hanya menggunakan santan kental (tanpa ampas kelapa parut). Selain itu, kue pancong biasanya berbentuk setengah lingkaran memanjang, sementara Kanom Krok berbentuk bulat kecil layaknya kelereng yang dipotong dua.
Kanom Krok umumnya disajikan sebagai jajanan kaki lima (street food) yang paling nikmat disantap dalam keadaan panas atau hangat. Begitu keluar dari cetakan, uap panasnya akan membawa aroma santan yang sangat menggoda.
Sekarang kamu sudah tahu, kan, kenapa makanan satu ini begitu spesial? Jadi, kalau nanti kamu punya kesempatan mencicipinya, kamu gak akan salah sebut lagi. Apakah kamu tertarik mencoba varian dengan topping daun bawang atau lebih suka yang original saja?