Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret mengocok whipping cream
Potret mengocok whipping cream (unsplash.com/Sorin Gheorghita)

Intinya sih...

  • Rasa: Whipping cream bubuk cenderung lebih manis, sementara whipping cream cair memiliki rasa yang lebih netral.

  • Tekstur: Whipping cream bubuk menghasilkan tekstur kokoh dan stabil, sedangkan whipping cream cair lembut dan creamy.

  • Penyimpanan: Whipping cream bubuk tahan lama pada suhu ruang, sementara whipping cream cair harus disimpan di kulkas.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Whipping cream menjadi salah satu bahan favorit banyak orang, terutama buat kamu yang suka bikin dessert atau minuman kekinian. Krim kocok ini biasanya digunakan untuk menghias kue, topping minuman, hingga pelengkap dessert manis.

Ada dua jenis whipping cream yang sering kita jumpai di pasaran, yakni versi cair dan versi bubuk. Meski sama-sama berbahan dasar susu atau lemak nabati, ternyata keduanya punya karakter yang cukup berbeda.

Keduanya berbeda dari segi rasa, tekstur, cara penyimpanan, hingga cara mengolahnya. Jadi, kalau kamu masih pemula dan bingung mau beli yang mana, yuk, kenali dulu perbedaannya whipping cream cair dan bubuk berikut, supaya tidak salah pilih!

1. Rasa

Dari segi rasa, whipping cream bubuk cenderung terasa lebih manis. Hal ini karena produk bubuk biasanya sudah mengandung tambahan gula atau perisa tertentu. Sementara itu, whipping cream cair umumnya memiliki rasa yang lebih netral. Jadi, penggunaannya lebih fleksibel dipadukan dengan berbagai jenis makanan maupun minuman.

2. Tekstur

Potret whipping cream bubuk (unsplash.com/@howtogym)

Perbedaan lain terlihat pada teksturnya. Whipping cream bubuk yang sudah dikocok biasanya menghasilkan tekstur yang lebih kokoh dan stabil, sehingga tidak mudah meleleh. Inilah alasan kenapa whipping cream bubuk banyak digunakan untuk dekorasi kue yang butuh bentuk tahan lama.

Sebaliknya, whipping cream cair menghasilkan tekstur yang sangat lembut dan creamy. Namun, cenderung lebih cepat mencair jika dibiarkan pada suhu ruang terlalu lama

3. Penyimpanan

Whipping cream bubuk lebih tahan lama dan bisa diletakkan pada suhu ruang. Asalkan disimpan di dalam wadah tertutup rapat, kering, serta jauh dari paparan sinar matahari. Berbeda dengan versi cair yang wajib disimpan di dalam kulkas, karena tidak bisa tahan lama. Jadi, harus segera digunakan setelah kemasannya dibuka.

4. Cara mengolah

Potret whipping cream (pexels.com/DS stories)

Whipping cream cair terbilang praktis, karena bisa mengembang tanpa tambahan bahan lain. Namun, pastikan kondisinya benar-benar dingin, agar hasil kocokannya bisa mengembang maksimal.

Sementara itu, whipping cream bubuk harus dilarutkan terlebih dahulu dengan air es sebelum dikocok. Meski demikian, hasil akhirnya cenderung lebih stabil.

5. Harga

Dari segi harga, whipping cream bubuk biasanya lebih ramah di kantong untuk pemakaian jangka panjang. Cocok buat kamu yang ingin stok bahan tanpa khawatir cepat rusak.

Sedangkan, whipping cream cair biasanya lebih mahal. Namun, harga tersebut sebanding dengan rasa yang lebih natural, serta tekstur lembut yang premium.

Nah, sekarang kamu sudah tahu perbedaan antara whipping cream cair dan bubuk. Tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan dan preferensimu. Dengan memilih jenis whipping cream yang tepat, hasil makanan atau minuman buatanmu bisa semakin maksimal.

Editorial Team