ilustrasi sembelit atau konstipasi (freepik.com/wayhomestudio)
Anggur mengandung asam salisilat. Intoleransi terhadap asam ini ditandai dengan peradangan lokal pada saluran pencernaan, sakit perut, diare, dan kembung.
Dalam penelitian pada Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, individu yang makan biji anggur mengalami radang usus buntu. Biji yang tidak tercerna atau sisa buah dapat menyebabkan sakit perut yang akut. Anggur juga bisa memicu masalah pada individu yang mengalami sindrom iritasi usus besar. Ini karena anggur mengandung serat tidak larut yang dapat menstimulasi saluran pencernaan. Jadi, bagi individu dengan sindrom iritasi usus besar, pastikan tidak memakan anggur saat perut kosong.
Anggur kaya akan nutrisi penting sehingga bisa menjadi tambahan yang sehat untuk diet rutin. Namun, kamu tetap harus memperhatikan porsi makan anggur agar tidak menyebabkan masalah kesehatan.