ilustrasi menyimpan bahan pangan di kulkas (Pexels.com/ Kevin Malik)
Walaupun disarankan untuk menyimpan kentang dalam suhu rendah, namun kentang sebaiknya tidak disimpan di dalam kulkas. Suhu kulkas yang terlalu dingin dapat menyebabkan pati pada kentang berubah menjadi gula akibat proses induksi dingin.
Kadar gula yang tinggi pada kentang mentah dapat memicu timbulnya zat akrilamida yang diduga bersifat karsigonik yang merugikan kesehatan tubuh. Sebagai catatan, belum ditemukan adanya akrilamida pada kentang disimpan di kulkas setelah dimasak, hanya kentang mentah yang disimpan di kulkas yang akhirnya mengandung akrilamida setelah dimasak.
Menyimpan kentang dalam freezer juga tak ada manfaatnya, Sebab suhu yang sangat dingin dalam freezer menyebabkan kentang menjadi lembek dan bagian dalam kentang menjadi cokelat yang berpotensi merusak kondisi kentang menjadi tidak layak konsumsi.
Dengan menyimpan kentang dengan cara-cara di atas, kentang akan bertahan lebih lama. Sebelum mengolahnya tetaplah memeriksa kondisi kentang. Selalu ada risiko beberapa kentang mengalami perubahan. Kamu perlu memperhatikan kondisi kentang sebelum memutuskan apakah kentang tersebut masih layak konsumsi atau harus dibuang.
Kadang-kadang kamu akan menemukan tunas pada kentang. Dengan membuang bagian yang bertunas, kentang masih dapat dikonsumsi. Jika kentang telah berubah warna menjadi hijau, buanglah bagian yang hijau. Namun jika kamu ragu dengan warna hijau pada kentang atau jika terlalu banyak bintik hijau, pertimbangkan untuk membuangnya saja agar terhindar dari konsumsi solanin yang beracun.