Pernah melihat alat yang kerap digunakan barista di kafe untuk mengaduk bubuk matcha? Alat tersebut dikenal sebagai chasen atau tea whisk. Chasen merupakan pengocok tradisional khas Jepang yang terbuat dari sepotong bambu utuh yang berfungsi mencampur bubuk matcha dan air panas hingga menyatu sempurna. Deretan cabang bambu yang halus dirancang untuk digerakkan secara zig-zag sehingga menghasilkan tekstur matcha yang lembut, creamy, dan berbusa. Jumlah cabang pada chasen pun bervariasi, menyesuaikan kebutuhan penyajian matcha encer (usucha) maupun kental (koicha).
Walaupun kini banyak chasen diproduksi secara massal di luar Jepang, desain dan karakternya tetap berakar pada pakem tradisional yang telah berkembang selama ratusan tahun. Bagi penikmat matcha, memahami bentuk chasen sama pentingnya seperti memilih kualitas bubuk teh itu sendiri. Secara umum, terdapat empat bentuk chasen yang paling sering digunakan dan dibahas, mulai dari model standar hingga varian khusus yang dirancang untuk mempercepat pembentukan busa. Lalu, apa saja bentuk chasen yang digunakan untuk mengocok matcha? Mari kenali satu per satu.
