Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Daftar Menu Fore Coffee Berdasarkan Label Nutri-Level, Mana yang Paling Rendah Gula?
salah satu outlet Fore Coffee (googleusercontent.com/Fore Coffee - Plaza Indonesia, Jakarta)

Ngopi sambil kerja, meeting, atau sekadar nongkrong santai memang sudah jadi rutinitas bagi banyak orang. Apalagi sekarang pilihan menu kopi dan non kopi makin beragam. Mulai dari sajian kopi susu, latte creamy, hingga minuman manis dengan topping favorit.

Di tengah tren gaya hidup yang makin sadar kesehatan, banyak orang mulai lebih memperhatikan kandungan gula dan kalori sebelum memesan minuman mereka. Karena itu, kehadiran label Nutri-Level di menu minuman jadi informasi yang cukup membantu. Label ini pun hadir dalam menu Fore Coffee, brand kopi lokal Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 2018 ini.

Penasaran dengan label tersebut? Yuk, simak ulasan tentang label Nutri-Level di menu Fore Coffee di bawah ini.

1. Apa itu label Nutri-Level?

ilustrasi label Nutri-Level (unsplash.com/Paul Einerhand)

Nutri-Level adalah sistem pelabelan gizi di bagian depan kemasan atau front of pack nutrition labeling (FOPNL). Sistem ini dikembangkan untuk membantu masyarakat membaca kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) dalam produk pangan dengan lebih mudah. Label Nutri-Level mengelompokkan produk pangan olahan berdasarkan kandungan GGL menggunakan huruf A hingga D yang disertai warna. Label ini bertujuan membantu konsumen mengetahui kualitas gizi suatu produk dalam hitungan detik tanpa harus membaca tabel nutrisi yang rumit.

Dalam penerapannya di Fore Coffee, label ini membantu pelanggan memilih menu sesuai kebutuhan serta pola konsumsi mereka. Kehadiran label Nutri-Level juga sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup yang lebih sehat.

2. Klasifikasi label Nutri-Level

aneka minuman Fore Coffee (instagram.com/fore.coffee)

Klasifikasi label Nutri-Level dibagi menjadi empat kategori utama, yaitu:

  • Level A (kombinasi huruf A dengan warna hijau tua): menandakan minuman tanpa pemanis tambahan atau memiliki kandungan GGL paling rendah dan dianggap lebih aman untuk konsumsi harian.

  • Level B (kombinasi huruf B dengan warna hijau muda): minuman yang menggunakan tambahan gula alami dan masih tergolong pilihan yang baik untuk rutinitas minum kopi susu.

  • Level C (kombinasi huruf C dengan warna kuning): menandakan minuman dengan kandungan gula atau kalori yang sedang sehingga disarankan untuk tidak dikonsumsi setiap hari.

  • Level D (kombinasi huruf D dengan warna merah): tanda minuman dengan kandungan gula atau komponen lain yang cukup tinggi sehingga perlu dibatasi konsumsinya.

Sistem klasifikasi ini memudahkan pelanggan dalam menentukan pilihan minuman. Dengan begitu, pengalaman membeli kopi menjadi lebih praktis sekaligus informatif.

3. Menu-menu Fore Coffee berdasarkan label Nutri-Level

salah satu menu kopi susu Fore Coffee (instagram.com/fore.coffee)

Beberapa menu di Fore Coffee yang masuk dalam kategori Nutri-Level A adalah Espresso, Americano, serta aneka teh seperti English Breakfast Tea, Green Tea Jasmine, Pure Chamomile, dan Green Tea Mint. Sedangkan minuman yang masuk Level B seperti Cafe Latte, Cappuccino, dan Hibiscus Lychee Peach Yakult.

Sementara itu, beberapa menu signature seperti Butterscotch Sea Salt Latte, Aren Latte, Pandan Latte, Buttercream Latte, hingga Matcha Green Tea berada pada Level C karena adanya tambahan susu atau gula. Namun, kamu tetap bisa menyesuaikan tingkat gula sesuai preferensi masing-masing.

Menu Fore Coffee yang masuk dalam Level D di antaranya adalah Malty Latte, Buttercream Tiramisu Latte, Berry Manuka Americano, Dark Chocolate, hingga aneka Ice Blended. Menu-menu ini sebaiknya dibatasi untuk konsumsinya.

Kehadiran label Nutri-Level di menu Fore Coffee menjadi langkah positif dalam membantu pelanggan memahami kandungan nutrisi dalam minuman yang dikonsumsi. Dengan sistem kategori yang sederhana dan mudah dipahami, label ini membuat konsumen lebih bijak memilih menu sesuai kebutuhan gaya hidup sehari-hari. Sehingga, kamu pun sebagai customer tetap bisa menikmati minuman favorit sambil menjaga pola konsumsi yang lebih seimbang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team