Membawa tumbler atau botol minum kini sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Selain praktis, kebiasaan ini juga sering dipromosikan sebagai bagian dari gaya hidup ramah lingkungan. Tujuannya mengurangi sampah plastik sekali pakai, menjaga kelestarian bumi, sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.
Mungkin kamu juga termasuk yang sering membawa tumbler ke mana pun, baik ke sekolah, kantor, mall, atau bahkan saat nongkrong di coffee shop. Namun, niat baik mengurangi limbah plastik ini belakangan sering disalah-artikan.
Utamanya saat nongkrong di kafe atau coffee shop. Membawa tumbler ke kafe atau coffee shop akhirnya menjadi salah satu upaya "penghematan" dan gak mau rugi, padahal justru bisa merugikan orang lain, terutama pelaku bisnis. Hal ini membuat beberapa tempat makan akhirnya melarang pengunjungnya membawa tumbler.
Oleh karena itu, penting memahami etika membawa tumbler ke coffee shop, agar tidak saling merugikan. Berikut di antaranya yang perlu kamu pahami.
