Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Makanan Praktis dan Mengenyangkan sebagai Bekal Itikaf
Masjid Raya Makassar siap menyambut umat muslim untuk beritikaf di sepuluh malam akhir Ramadan. (IDN Times/Ashrawi Muin)

Menjalani itikaf di masjid menjadi momen istimewa untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Biasanya, banyak orang memilih membawa makanan sendiri, agar lebih praktis saat sahur atau berbuka puasa. Namun, memilih makanan yang tepat saat itikaf juga penting, agar tidak merepotkan dan tetap nyaman dikonsumsi.

Kalau kamu sedang menyiapkan perlengkapan itikaf, jangan lupa memikirkan bekal makanan yang praktis. Makanan yang mudah dibawa, tidak cepat basi, dan tetap mengenyangkan tentu akan sangat membantu. Nah, berikut beberapa makanan praktis yang bisa dibawa saat itikaf, agar ibadah tetap lancar tanpa repot memikirkan perut keroncongan!

1. Roti isi

Roti isi menjadi salah satu makanan praktis yang cocok dibawa saat itikaf di masjid. Kamu bisa memilih roti isi cokelat, selai kacang, keju, atau abon, agar rasanya lebih bervariasi. Selain praktis, roti juga cukup mengenyangkan untuk sahur ringan atau camilan saat malam hari.

Kelebihan roti adalah tidak membutuhkan alat makan tambahan saat menyantapnya. Kamu juga bisa menyimpannya di dalam wadah tertutup, agar tetap higienis. Pilih roti yang masih segar, supaya rasanya tetap nikmat saat menikmatinya.

2. Kurma

Potret kurma (pixabay.com/Amjad555)

Kurma adalah makanan yang hampir selalu ada saat bulan Ramadan. Buah ini sangat praktis dibawa, karena tidak mudah rusak dan bisa langsung dinikmati. Kurma juga dikenal sebagai sumber energi yang baik untuk tubuh.

Saat itikaf, kurma bisa menjadi pilihan camilan yang membantu mengembalikan tenaga. Kamu juga bisa mengonsumsinya saat berbuka puasa sebelum makan makanan lain. Simpan kurma di dalam wadah kecil, agar lebih mudah dibawa ke mana saja.

3. Biskuit

Biskuit menjadi pilihan makanan praktis yang sering dibawa saat bepergian, termasuk saat itikaf. Teksturnya yang renyah dan rasa yang beragam membuat biskuit mudah dinikmati kapan saja. Selain itu, biskuit juga cukup tahan lama, sehingga aman disimpan selama beberapa hari.

Pilih biskuit yang dikemas dalam ukuran kecil, biar lebih praktis dibawa. Kamu juga bisa memilih crackers yang tidak terlalu manis untuk variasi rasa. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati camilan ringan tanpa merasa bosan.

4. Buah potong di dalam wadah

Potret buah potong (pixabay.com/silviarita)

Buah potong juga bisa menjadi bekal sehat saat menjalani itikaf. Pilih buah yang tidak cepat berubah warna, seperti apel, pir, atau anggur. Buah-buahan ini tetap segar dan mudah disantap tanpa perlu persiapan tambahan.

Simpan buah di dalam wadah tertutup, supaya tetap higienis. Kamu juga bisa membawa tusuk buah kecil, agar lebih mudah menikmatinya. Selain menyegarkan, buah juga membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.

5. Nasi kepal atau onigiri

Nasi kepal bisa menjadi pilihan makanan praktis yang mengenyangkan saat itikaf. Bentuknya yang kecil membuat nasi kepal mudah dibawa dan dimakan tanpa banyak peralatan. Biasanya nasi kepal diisi dengan abon, ayam suwir, atau tuna.

Kamu bisa membungkus nasi kepal menggunakan plastik makanan atau kertas khusus, biar lebih praktis. Cara ini membantu menjaga nasi tetap rapi dan tidak mudah berantakan. Selain itu, nasi kepal juga cocok untuk menu sahur sederhana.

6. Mi instan cup

Potret mi instan cup (pixabay.com/Licht-aus)

Mi instan dalam kemasan cup sering menjadi solusi makanan praktis saat berada di luar rumah. Kamu hanya perlu menambahkan air panas untuk bisa menikmatinya. Banyak masjid juga menyediakan dispenser air panas yang bisa digunakan jamaah. Meski praktis, sebaiknya konsumsi mi instan secukupnya dan dalam keadaan darurat saja.

7. Telur rebus

Telur rebus merupakan sumber protein yang praktis dan mudah dibawa ke mana pun. Telur rebus tidak membutuhkan banyak persiapan dan bisa langsung dimakan kapan saja. Telur rebus juga cukup mengenyangkan untuk menu sahur ringan.

Simpan telur rebus di dalam wadah tertutup, agar tetap bersih. Kamu juga bisa menambahkan sedikit garam atau saus sambal sebagai pelengkap.

Menyiapkan makanan praktis sebelum berangkat itikaf bisa membuat waktu ibadah terasa lebih nyaman. Bekal yang sederhana dan tepat gizi akan membantu menjaga energi selama beribadah itikaf di masjid. Jadi, jangan lupa siapkan makanan favoritmu, agar momen itikaf terasa lebih hangat dan menyenangkan, ya!

Editorial Team