ilustrasi menu Obihiro Nikudon viral di Blok M (unsplash.com/Nicholas Ng)
Melihat tampak luar Obihiro Nikudon, tempat ini jelas all out perihal konsep sampai interiornya yang dibuat semirip mungkin dengan restoran ala Jepang dan Ghibli. Warna dominasi merah, poster kartun, sampai pakaian pelayannya akan membuatmu lupa sejenak kalau tempat ini masih di Jakarta, bukannya Tokyo apalagi Osaka. Gak terkecuali media sosial mereka yang memakai tulisan kanji buat promosinya.
Sering ditanyakan apakah Obihiro Nikudon halal atau tidak, maka jawabannya adalah ya. Dalam unggahan di media sosial Instagram, mereka mengklaim untuk berkomitmen memakai produk dan bahan halal tanpa pemakaian alkohol, mirin, dan daging babi sehingga ramah terhadap pelanggan muslim.
Membahas kuliner khas Jepang saat ini memang gak ada matinya, ya. Apalagi melirik menu Obihiro Nikudon viral di Blok M yang unik barusan, jadi makin penasaran buat mencoba langsung. Jadi, kapan mau mampir?
Apa menu andalan yang membuat Obihiro Nikudon viral di Blok M? | Menu andalan mereka adalah Butadon, yaitu nasi putih hangat yang disajikan dengan irisan daging sapi atau babi panggang melimpah. Daging tersebut dimasak dengan teknik panggang khusus dan disiram saus rahasia yang memberikan perpaduan rasa manis dan gurih yang meresap hingga ke dalam serat daging. |
Bagaimana cita rasa dan tekstur hidangan yang disajikan? | Hidangan di sini dikenal memiliki aroma smoky yang kuat karena proses pemanggangan di atas api langsung. Tekstur dagingnya sangat lembut dan juicy, sangat serasi ketika dinikmati bersama nasi Jepang yang pulen. Saus karamelisasinya yang mengilap menjadi daya tarik visual utama yang sering memicu rasa lapar para pelanggan. |
Berapa kisaran harga untuk menikmati satu porsi Nikudon di sini? | Meskipun kualitasnya premium dan viral, Obihiro Nikudon tetap menawarkan harga yang relatif terjangkau untuk ukuran kuliner di kawasan hits Blok M. Harga per porsinya mulai dari Rp40.000 hingga Rp70.000, tergantung pada jenis daging dan ukuran porsi yang Anda pilih. |
Mengapa pengunjung disarankan untuk datang lebih awal atau bersiap mengantre? | Karena lokasinya yang berada di jantung kuliner Blok M dan popularitasnya yang sedang naik daun di media sosial, tempat ini sering kali penuh terutama pada jam makan siang dan akhir pekan. Kapasitas tempat duduknya terbatas (konsep compact dining ala Jepang), sehingga mengantre menjadi hal yang lumrah demi mencicipi semangkuk Nikudon yang sedang hits ini. |