Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi sate lilit
ilustrasi sate lilit (pixabay.com/sti300p)

Intinya sih...

  • Jenis ikan segar menentukan aroma dan rasa sate lilit, seperti tenggiri, kakap, atau dori.

  • Gunakan base genep secukupnya agar rasa sate lilit tidak terlalu berat dan kurang harmonis.

  • Tambahkan kelapa parut sangrai untuk mengurangi bau amis ikan dan memberi cita rasa gurih alami.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sate lilit ikan kerap jadi pilihan menu yang terlihat sederhana, tapi sebenarnya butuh perhatian ekstra saat mengolahnya. Aroma amis yang masih tersisa atau tekstur yang kurang pas bisa membuat rasanya jadi kurang maksimal. Jika diolah dengan tepat, sate lilit ikan bisa tampil gurih dan wangi sejak pertama dibakar.

Tak hanya soal bumbu, pemilihan ikan dan teknik pengolahan juga sangat berpengaruh pada hasil akhirnya. Kesalahan kecil saat mencampur adonan atau proses pembakaran bisa mengubah cita rasa secara keseluruhan. Yuk, simak beberapa tips membuat sate lilit ikan agar tidak amis dan tetap gurih!

1. Pilih jenis ikan segar

ilustrasi ikan segar (freepik.com/freepik)

Jenis ikan menjadi faktor utama dalam menentukan aroma sate lilit. Ikan berdaging putih seperti tenggiri, kakap, atau dori cenderung memiliki bau yang lebih ringan dan rasa yang bersih. Tekstur dagingnya juga lebih mudah menyatu dengan bumbu.

Pastikan ikan dalam kondisi benar-benar segar sebelum diolah. Ciri ikan segar bisa dilihat dari daging yang kenyal, warna cerah, dan tidak berbau menyengat. Ikan yang sudah kurang segar akan tetap amis meski dibumbui kuat.

2. Gunakan bumbu base genep secukupnya

ilustrasi bumbu base genep (freepik.com/jcomp)

Base genep memang identik dengan sate lilit, tapi penggunaannya tidak boleh berlebihan. Terlalu banyak bumbu justru bisa menutupi rasa alami ikan. Akibatnya, rasa sate menjadi terlalu berat dan kurang harmonis.

Gunakan base genep secukupnya untuk menonjolkan aroma rempah tanpa menghilangkan karakter ikan. Perpaduan bawang, ketumbar, lengkuas, dan kunyit akan terasa lebih seimbang. Hasilnya, sate lilit tetap gurih tanpa terasa enek.

3. Tambahkan kelapa parut sangrai

ilustrasi kelapa (freepik.com/jcomp)

Kelapa parut sangrai berfungsi sebagai penyeimbang aroma dan rasa. Proses sangrai ringan akan menghasilkan wangi khas yang membantu mengurangi bau amis ikan. Selain itu, kelapa juga memberi cita rasa gurih alami.

Tekstur sate lilit pun menjadi lebih padat dengan tambahan kelapa parut. Adonan tidak mudah lembek dan lebih mudah dililitkan. Saat dibakar, kelapa akan mengeluarkan aroma harum yang menggugah selera.

4. Perhatikan teknik melilit

ilustrasi teknik lilit (freepik.com/timolina)

Teknik melilit adonan ke batang serai atau bambu tidak boleh asal. Tekan adonan secara perlahan agar menempel sempurna dan tidak menyisakan rongga udara. Lilitan yang rapi akan membantu sate matang merata.

Hindari melilit adonan terlalu tebal karena akan sulit matang di bagian dalam. Ketebalan sedang membuat panas meresap sempurna saat dibakar. Selain matang merata, tampilan sate lilit juga jadi lebih menarik.

5. Bakar dengan api sedang

ilustrasi membakar sate lilit (pixabay.com/andreydmv)

Proses pembakaran sangat menentukan rasa akhir sate lilit. Api yang terlalu besar bisa membuat sate cepat gosong di luar tapi mentah di dalam. Kondisi ini juga berpotensi menimbulkan rasa pahit.

Gunakan api sedang dan bolak-balik sate secara berkala. Biarkan sate matang perlahan hingga aroma rempah dan ikan keluar maksimal. Hasilnya, sate lilit terasa juicy, gurih, dan tidak amis.

Aroma wangi sate lilit yang mengepul di atas bara memang sulit ditolak. Begitu satu tusuk habis, rasanya ingin langsung nambah tanpa mikir amis atau kering. Jadi, kalau mau santapan buatanmu bikin nagih, pastikan setiap tips membuat sate lilit ikan agar tidak amis dan tetap gurih kamu terapkan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team