Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi memasak
ilustrasi memasak (pexels.com/n-voitkevich)

Intinya sih...

  • Potong sayuran lebih awal untuk efisiensi waktu dan kenyang lebih lama.

  • Investasi pada wadah kedap udara untuk menjaga kualitas makanan nabati.

  • Bekukan buah untuk smoothie instan demi tekstur kental dan creamy tanpa susu sapi atau yogurt.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebagai seorang vegan, menjalani sahur menjadi tantangan tersendiri. Karena waktu memasak yang terbatas dan masih mengantuk. Ditambah, varian masakan vegan kurang beragam dibandingkan dengan makanan non-vegan.

Oleh sebab itu, menerapkan sistem meal preparation atau persiapan makan bukan hanya soal menghemat waktu. Namun, juga tetap menerapkan prinsip gaya hidup sehat. Berikut beberapa tips praktis meal preparation untuk sahur bagi vegan.

1. Potong sayuran lebih awal

ilustrasi memotong sayuran (pexels.com/rdne)

Mengingat pola makan vegan yang sebagian besar bergantung pada sayuran, memasak menu vegan sering kali melibatkan banyak jenis sayuran. Oleh sebab itu, memotong dan menyiapkan makanan menjadi kunci efisiensi waktu. Karena proses mencuci, mengupas, dan memotong memakan sebagian besar dari total proses memasak.

Bagi seorang, vegan serat adalah kunci agar merasa kenyang lebih lama selama berpuasa. Saat kamu lelah dan mengantuk, kamu akan cenderung memilih makanan instan yang kurang sehat. Jika sayuran sudah terpotong rapi, hambatan psikologis untuk memasak makanan sehat akan hilang. Kamu jadi punya lebih banyak niat untuk mengolah sayur.

2. Investasi pada wadah kedap udara

ilustrasi wadah meal preparation (pexels.com/iara-melo)

Investasi pada wadah yang tepat bukan sekadar soal estetika dapur, melainkan strategi krusial untuk menjaga kualitas makanan nabati. Bagi seorang vegan, mengandalkan bahan-bahan segar sangat penting untuk pertahanan nutrisi.

Bahan pangan seperti tahu dan tempe sangat mudah menyerap aroma di sekitarnya. Contohnya, risiko menyimpan tahun di dekat potongan bawang di dalam kulkas tanpa wadah kedap udara akan membuat rasa tahu tersebut berubah drastis.

Dengan wadah kedap udara, hal ini akan memastikan rasa asli bahan makanan tetap terjaga dan gak terkontaminasi oleh bau kulkas yang campur aduk. Ini juga berlaku bagi sayuran yang sudah dipotong.

3. Bekukan buah untuk smoothie instan

ilustrasi smoothie (pexels.com/kalina-gakhal)

Membekukan buah untuk smoothie bukan sekadar cara agar buah gak busuk, melainkan strategi untuk menjaga tekstur dan nutrisi. Bagi vegan, mendapatkan tekstur smoothie yang kental dan creamy tanpa bantuan susu sapi atau yogurt.

Contohnya, saat pisang dibekukan, kristal es di dalamnya akan hancur saat diblender. Hal ini menciptakan tekstur mirip soft-serve ice cream. Kamu gak perlu menambahkan banyak es batu yang biasanya membuat smoothie menjadi encer dan hambar.

Waktu sahur sangatlah terbatas, oleh sebab itu, membekukan buah dalam porsi sekali makan adalah langkah yang praktis. Smoothie dari buah beku memberikan sensasi menyegarkan di tenggorokan saat sahur. Sekaligus memberikan hidrasi dari kandungan air alami buah.

4. Gunakan teknik batch cooking

ilustrasi memasak (freepik.com/valeria-aksakova)

Batch cooking adalah teknik memasak beberapa jenis makanan dalam jumlah besar. Kemudian dibagi menjadi porsi-porsi yang lebih kecil untuk dikonsumsi dalam beberapa hari ke depan. Hal ini bisa jadi penyelamat bagi vegan yang sering kali menu vegan mengandalkan bahan nabati yang membutuhkan waktu lama untuk diproses dan dimasak.

Contohnya, sumber protein utama seperti kacang-kacangan, chickpea, dan lentil membutuhkan waktu merebus hingga 60 menit. Dengan teknik batch cooking, kamu tinggal merebus satu kilogram kacang di hari Minggu dan membaginya ke dalam beberapa wadah. Lalu saat sahur, cukup campurkan ke sup atau tumisan dan masak dalam waktu lima menit.

5. Manfaatkan bumbu dasar

ilustrasi bumbu dapur (freepik.com/wirestock)

Memanfaatkan bumbu dasar adalah kunci kelezatan masakan nabati. Jangan membuat bumbu setiap hari, siapkan tiga jenis bumbu dasar putih seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, dan garam yang cocok untuk tumis, sayur lodeh, atau opor tahu.

Sedangkan bumbu dasar kuning, bumbu putih ditambah kunyit, jahe, lengkuas cocok untuk ungkep tempe, soto jamur, atau kari sayur. Terakhir, siapkan juga bumbu dasar merah, yaitu bumbu putih ditambah dengan cabai merah dan tomat. Cocok untuk balado tahu, sambal goreng kentang, atau oseng jamur pedas. Siapkan bumbu dasar setiap satu kali seminggu agar lebih efisien.

Kunci keberhasilan dari tips praktis meal preparation untuk sahur bagi vegan bukan terletak pada seberapa mudah menu yang akan kamu buat. Melainkan menyicil persiapan di waktu luang untuk menghemat energi fisik saat sahur. Sahut sehat dan bergizi memberikan fondasi energi bagi serang vegan untuk menjalankan aktivitas sepanjang hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team