Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Golden sponge cake b
ilustrasi golden sponge cake (vecteezyvecteezy.com/Suningsih)

Golden sponge cake sering jadi dasar banyak kue di bakery karena teksturnya ringan, warnanya cantik, dan rasanya bersih. Sekilas kelihatannya simpel, tapi bikin sponge cake yang benar-benar halus dan stabil ternyata butuh perhatian ke detail kecil. Sedikit meleset, hasilnya bisa pucat, bantat, atau cepat kempis setelah keluar oven.

Kalau kamu pengin golden sponge cake rumahan terasa lebih profesional, ada beberapa kebiasaan penting yang perlu dijaga. Bukan soal alat mahal atau bahan ribet, tapi soal cara memperlakukan adonan sejak awal sampai matang. Lima cara berikut bisa bantu hasil sponge cake kamu naik level tanpa terasa rumit.

1. Pastikan telur berada di suhu ruang

ilustrasi pisahkan putih dan kuning telur (commons.wikimedia.org/Joel Kramer)

Telur adalah kunci utama sponge cake, jadi kondisinya sangat berpengaruh. Telur yang masih dingin dari kulkas lebih sulit mengembang maksimal saat dikocok. Akibatnya, volume adonan kurang stabil.

Saat telur berada di suhu ruang, kocokan jadi lebih cepat mengembang dan teksturnya lebih halus. Udara bisa terjebak lebih baik di dalam adonan. Ini bikin sponge cake terasa ringan ala bakery. Biasakan mengeluarkan telur minimal 30 menit sebelum mulai bikin adonan supaya hasilnya konsisten.

2. Kocok telur sampai benar-benar mencapai ribbon stage

ilustrasi kocok telur (pexels.com/Anna Shvets)

Banyak sponge cake gagal karena telur belum cukup mengembang. Ribbon stage ditandai dengan adonan yang jatuh membentuk pita dan jejaknya bertahan beberapa detik di permukaan. Tahap ini gak bisa dipercepat.

Kalau kocokan masih cair, struktur cake gak akan kuat menahan udara. Hasilnya, cake naik sebentar lalu turun. Teksturnya pun jadi padat. Luangkan waktu ekstra di tahap ini karena di sinilah fondasi sponge cake ala bakery dibentuk.

3. Ayak bahan kering dan masukkan dengan teknik lipat

ilustrasi ayak tepung (pexels.com/ Ron Lach)

Tepung yang masih menggumpal bisa merusak tekstur halus sponge cake. Mengayak bahan kering membantu adonan lebih rata dan ringan. Proses ini sering disepelekan, padahal efeknya terasa di hasil akhir.

Saat mencampurkan tepung, gunakan teknik lipat pelan dari bawah ke atas. Jangan diaduk cepat atau diputar karena bisa mengempiskan adonan. Fokus ke gerakan yang stabil dan sabar. Teknik ini membantu udara tetap terperangkap, sehingga sponge cake matang dengan crumb yang halus dan rapi.

4. Gunakan suhu oven yang stabil dan rak tengah

ilustrasi oven adonan (commons.wikimedia.org/Logan Ingalls)

Golden sponge cake butuh panas yang merata supaya mengembang sempurna dan warnanya cantik. Oven harus dipanaskan lebih dulu agar adonan langsung mendapat panas yang cukup sejak masuk.

Letakkan loyang di rak tengah supaya bagian atas dan bawah matang seimbang. Suhu yang terlalu tinggi bikin permukaan cepat cokelat tapi bagian dalam belum matang. Dengan suhu stabil, sponge cake akan naik perlahan dan mempertahankan struktur setelah keluar oven.

5. Dinginkan cake dengan posisi yang tepat

ilustrasi sponge cake (vecteezy.com/Kseniia Chunaeva)

Setelah matang, jangan langsung memotong sponge cake. Keluarkan dari oven, diamkan sebentar, lalu lepaskan dari loyang dan dinginkan di rak kawat. Proses ini penting buat menjaga tekstur.

Pendinginan yang baik membantu uap panas keluar secara perlahan. Cake jadi gak lembap berlebihan dan gak mudah kempis. Struktur dalamnya pun lebih stabil.

Sponge cake yang dingin sempurna akan terasa lebih ringan saat dipotong dan siap dijadikan base cake ala bakery.

Membuat golden sponge cake rumahan yang terasa ala bakery sebenarnya soal konsistensi dan kesabaran. Saat kamu memperhatikan detail kecil di setiap tahap, hasilnya akan jauh berbeda. Dengan cara ini, sponge cake buatan sendiri bisa tampil cantik, ringan, dan percaya diri disajikan di berbagai momen.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team