Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
milk sponge cake
ilustrasi milk sponge cake (pexels.com/Cats Coming)

Milk sponge cake dikenal dengan teksturnya yang ringan dan rasa susunya yang bersih. Kue ini kelihatannya sederhana, tapi justru di kesederhanaan itulah tantangannya. Sedikit saja salah teknik, cake bisa terasa kering, bantat, atau aroma susunya gak keluar sama sekali. Banyak orang akhirnya merasa hasilnya “biasa aja” padahal sudah pakai bahan yang bagus.

Supaya milk sponge cake buatanmu terasa lembut, moist, dan punya aroma susu yang enak, ada beberapa detail kecil yang perlu diperhatikan. Mulai dari pemilihan susu sampai cara memanggang, semuanya saling berpengaruh. Lima tips berikut bisa bantu kamu dapetin milk sponge cake yang halus dan wangi tanpa ribet.

1. Gunakan susu dengan rasa yang clean dan segar

ilustrasi susu (vecteezy.com/ maxskyohm27626)

Susu adalah karakter utama di milk sponge cake, jadi kualitasnya sangat menentukan. Pilih susu dengan rasa yang bersih dan segar, seperti fresh milk atau UHT full cream tanpa aroma aneh. Susu yang sudah mendekati kedaluwarsa biasanya bikin aroma cake jadi flat.

Hindari susu dengan rasa terlalu kuat atau tambahan perisa. Milk sponge cake justru enak saat rasa susunya lembut dan natural. Aroma yang halus bikin cake terasa lebih elegan. Dengan susu yang tepat, wangi cake akan keluar pelan-pelan saat dipanggang tanpa perlu tambahan bahan lain.

2. Kocok telur sampai struktur benar-benar stabil

ilustrasi kocok telur (pexels.com/Anna Shvets)

Tekstur lembut sponge cake sangat bergantung pada kocokan telur. Pastikan telur dikocok sampai mengembang, pucat, dan membentuk jejak yang jelas saat mixer diangkat. Struktur ini yang nanti menahan udara di dalam adonan.

Kalau telur kurang mengembang, cake gampang bantat dan terasa padat. Sebaliknya, kocokan yang stabil bikin crumb cake lebih halus dan ringan. Luangkan waktu di tahap ini karena hasil akhirnya sangat terasa di tekstur milk sponge cake.

3. Campurkan susu secara bertahap dan pelan

ilustrasi tuang susu (freepik.com/freepik)

Susu sebaiknya dimasukkan sedikit demi sedikit ke dalam adonan. Cara ini membantu adonan tetap stabil dan gak langsung turun volumenya. Gunakan teknik aduk lipat dengan gerakan pelan dari bawah ke atas.

Susu yang dituang sekaligus sering bikin adonan kaget dan kehilangan udara. Akibatnya, cake jadi kurang mengembang saat dipanggang. Dengan mencampurkan susu secara bertahap, aroma susu menyatu lebih baik tanpa merusak struktur adonan.

4. Perhatikan suhu oven dan posisi loyang

ilustrasi oven adonan (commons.wikimedia.org/Anneli Salo)

Milk sponge cake butuh panas yang stabil supaya mengembang merata. Pastikan oven sudah dipanaskan sebelumnya sesuai suhu resep. Oven yang belum cukup panas bikin cake naiknya lambat dan teksturnya kurang ringan.

Letakkan loyang di rak tengah supaya panas menyebar seimbang. Suhu yang terlalu tinggi bisa bikin permukaan cepat cokelat sementara bagian dalam belum matang. Panggang dengan sabar dan hindari sering membuka oven supaya struktur cake tetap terjaga.

5. Dinginkan cake dengan cara yang tepat

ilustrasi sponge cake (commons.wikimedia.org/Peacearth)

Setelah matang, keluarkan cake dari oven dan biarkan sebentar di loyang. Setelah itu, lepaskan dan dinginkan di rak kawat. Proses ini membantu uap panas keluar secara perlahan.

Jangan langsung membungkus atau menyimpan cake saat masih panas. Uap yang terperangkap bisa bikin tekstur jadi lembap berlebihan dan aroma susu berubah. Cake yang didinginkan dengan benar akan terasa lebih lembut saat dipotong dan aromanya tetap clean.

Membuat milk sponge cake yang lembut dan wangi susu sebenarnya soal perhatian ke detail kecil. Dengan bahan yang tepat dan teknik yang sabar, kamu bisa menghasilkan cake sederhana yang rasanya nyaman dan gak membosankan. Cocok dinikmati sendiri, dijadikan base cake, atau disajikan bareng minuman hangat di sore hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team