Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
matcha cheesecake
ilustrasi matcha cheesecake (vecteezy.com/Siraphol Siricharattakul)

Matcha cheesecake punya karakter yang unik. Perpaduan rasa creamy dari keju dan aroma teh hijau yang khas bikin dessert ini terasa elegan sekaligus menenangkan. Warnanya cantik, rasanya juga punya sentuhan pahit yang bikin gak enek.

Meski terlihat premium, kamu tetap bisa membuatnya sendiri di rumah. Kuncinya ada pada kualitas matcha, teknik mencampur adonan, dan proses memanggang yang tepat. Supaya hasilnya lembut dengan aroma yang kuat, simak lima tips berikut ini.

1. Gunakan bubuk matcha berkualitas baik

ilustrasi bubuk matcha (vecteezy.com/Yuliya Krautsevich)

Rasa dan aroma matcha sangat bergantung pada kualitas bubuknya. Pilih matcha dengan warna hijau cerah, bukan yang kusam atau kekuningan. Warna yang segar biasanya menandakan kualitas yang lebih baik.

Kalau memungkinkan, gunakan matcha grade culinarypremium atau ceremonial untuk hasil rasa yang lebih dalam. Matcha yang bagus punya aroma wangi alami dan gak terlalu pahit.

Sebelum dicampurkan ke adonan, ayak bubuk matcha agar gak menggumpal. Langkah ini penting supaya warna dan rasanya merata di seluruh cheesecake.

2. Kocok cream cheese sampai benar-benar halus

ilustrasi cream cheese (vecteezy.com/Andrey Starostin)

Tekstur lembut dimulai dari cream cheese yang dikocok sempurna. Pastikan cream cheese berada di suhu ruang sebelum diaduk agar lebih mudah lembut dan gak bergerindil.

Kocok sampai teksturnya benar-benar halus sebelum menambahkan gula atau bahan lain. Kalau masih ada gumpalan kecil, hasil akhir cheesecake bisa kurang mulus. Adonan yang halus membantu tekstur cheesecake terasa creamy dan lumer saat digigit.

3. Campurkan matcha dengan cara yang tepat

ilustrasi aduk matcha (vecteezy.com/Tanakorn Hinon)

Jangan langsung memasukkan matcha ke dalam adonan tanpa persiapan. Larutkan dulu dengan sedikit susu hangat atau krim cair agar lebih mudah tercampur.

Aduk sampai benar-benar larut dan tidak ada bubuk yang menempel. Setelah itu baru campurkan ke adonan utama secara perlahan. Teknik ini membuat aroma matcha lebih keluar dan rasa pahitnya menyatu dengan manis dan gurih dari keju.

4. Gunakan teknik panggang yang stabil

ilustrasi atur suhu oven (vecteezy.com/Phongsaya Limpakhom)

Untuk baked matcha cheesecake, panggang dengan suhu rendah dan stabil. Kamu bisa menggunakan metode water bath agar teksturnya lebih lembut dan gak mudah retak.

Jangan membuka oven terlalu sering karena perubahan suhu mendadak bisa membuat permukaan cheesecake pecah. Biarkan matang perlahan sampai bagian tengahnya masih sedikit bergoyang saat loyang digerakkan. Proses memanggang yang sabar menghasilkan tekstur yang padat tapi tetap lembut.

5. Dinginkan dengan waktu yang cukup

ilustrasi matcha cheesecake (vecteezy.com/Siraphol Sirichar)

Setelah matang, biarkan cheesecake dingin di suhu ruang terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke kulkas. Perubahan suhu yang terlalu cepat bisa memengaruhi tekstur.

Simpan di kulkas minimal 4 jam atau semalaman agar set dengan sempurna. Proses ini juga membantu rasa matcha semakin intens dan menyatu. Saat disajikan dalam kondisi dingin yang pas, teksturnya terasa creamy dan aromanya lebih kuat di setiap gigitan.

Membuat matcha cheesecake yang lembut dan aromanya kuat memang butuh perhatian pada detail. Dengan bahan berkualitas dan teknik yang tepat, kamu bisa menyajikan dessert cantik yang rasanya seimbang dan memikat. Selamat mencoba dan semoga hasilnya memuaskan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team