Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tips Menikmati Kurma Butter Secara Bijak, Kalori Tetap Terkontrol!
ilustrasi kurma butter kacang (pexels.com/Gül Işık)
  • Kurma butter sedang viral sebagai takjil kekinian dengan rasa manis, gurih, dan creamy, namun memiliki kandungan kalori tinggi yang perlu dikontrol.

  • Lima tips menikmati kurma butter secara bijak, mulai dari memilih kurma berkualitas hingga menggunakan unsalted butter agar lebih sehat.

  • Pembatasan porsi, kombinasi dengan makanan tinggi serat atau protein, serta waktu konsumsi yang tepat dianjurkan untuk menjaga asupan kalori tetap seimbang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Beberapa waktu belakangan ini, kurma butter memang menjadi salah satu jenis takjil sedang ramai dibicarakan dan sangat populer dalam kolom pencarian sosial media. Perpaduan cita rasa yang manis, gurih, dan creamy, akan membuat takjil kekinian ini menjadi sangat sulit untuk ditolak.

Namun, di balik rasanya yang lezat, kurma butter tetap mengandung kalori tinggi meskipun memakai buah dalam proses pembuatannya. Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dibagikan lima tips menikmati kurma butter secara bijak agar asupan kalori dalam tubuh tetap stabil dan terkendali. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini ya!

1. Pilih kurma yang berkualitas dan ukurannya tidak terlalu besar

Ilustrasi kurma (pexels.com/Meruyert Gonullu)

Kualitas dan ukuran kurma bisa menjadi suatu tolok ukur agar asupan kalori tetap terjaga saat kamu mengkonsumsi kurma butter. Oleh karena itu, kamu wajib memilih kurma yang berkualitas baik dan segar. Kurma dengan kedua kondisi tersebut biasanya akan memiliki rasa yang manis, tekstur yang lembut, dan tidak terlalu kering, sehingga tetap nikmat tanpa terlalu banyak mengoleskan mentega.

Selain itu, memilih kurma dengan ukuran yang sedang atau kecil sebagai bahan utama dalam pembuatan kurma butter juga bisa membantu mengontrol porsi yang kamu konsumsi setiap harinya. Cara ini akan membantumu tetap bisa menikmati kurma butter secara lebih bijak dan tetap terkendali.

2. Gunakan mentega jenis unsalted butter sebagai isian

ilustrasi unsalted butter (pexels.com/Felicity Tai)

Agar kurma butter buatanmu memiliki rasa yang seimbang dan tetap sehat, kamu sebaiknya menggunakan unsalted butter saat membuat camilan tersebut. Mentega jenis ini memang tidak memiliki kandungan garam di dalamnya, sehingga rasa manis yang khas dari kurma akan lebih terasa.

Selain itu, pemakaian unsalted butter pada pembuatan kurma butter juga bisa mengontrol asupan natrium yang kamu konsumsi saat menikmati camilan tersebut. Cukup oleskan atau potong unsalted butter dengan ukuran yang kecil dan letakkan di tengah kurma yang telah dibelah untuk memberikan cita rasa gurih tanpa menambah kalori secara berlebihan.

3. Kombinasikan dengan makanan tinggi serat atau protein

ilustrasi kacang mete (pexels.com/Engin Akyurt)

Untuk mendapatkan energi yang stabil dan seimbang setelah seharian berpuasa, kamu bisa menikmati kurma butter dengan makanan yang kaya serat atau protein. Yogurt dan alpukat bisa menjadi pilihan sebagai makanan tinggi serat yang cocok untuk menyeimbangkan kandungan karbohidrat yang ada di dalam kurma.

Selain itu, beberapa jenis kacang-kacangan seperti kacang mete, almond, dan pisatchio juga bisa menambah asupan protein saat dikonsumsi bersama kurma butter. Protein yang terkandung dalam kcang bisa memperlambat proses pencernaan, sehingga tubuh akan terasa kenyang lebih lama dan berenergi.

4. Batasi porsi konsumsi harian agar kalori tetap terjaga

ilustrasi kurma butter (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Meski kurma adalah salah satu jenis buah yang tinggi serat dan kaya akan kandungan mineral, bukan berarti kamu boleh menikmatinya dalam jumlah yang tak terbatas. Apalagi jika sudah ditambahkan dengan mentega, kurma akan berubah menjadi camilan yang memiliki kalori tinggi.

Oleh karena itu, sangat penting untuk membatasi porsi konsumsi dalam jumlah yang wajar setiap kali kamu menikmatinya. Agar tak terjadi lonjakan kalori yang ekstrem saat berbuka puasa, kamu bisa menikmati sekitar 1-3 buah kurma butter. Dengan cara ini, kamu tetap bisa menikmati kombinasi rasa manis gurih dari kurma butter secara lebih bijak.

5. Hindari mengonsumsi kurma butter sebelum atau menjelang tidur

ilustrasi kurma butter kacang (pexels.com/Sami Abdullah)

Agar tidak terjadi penumpukan kalori dalam tubuh, sebaiknya hindari mengonsumsi kurma butter tepat sebelum atau menjelang waktu tidur. Hal ini dikarenakan kurma butter umumnya mengandung jumlah kalori yang cukup tinggi dalam per sajian.

Jika dimakan terlalu dekat dengan waktu tidur, kalori yang masuk berpotensi tidak terpakai secara optimal dan malah tersimpan dalam organ yang berisiko membahayakan tubuh. Oleh karena itu, waktu terbaik untuk menikmati kurma butter adalah saat berbuka puasa dan sahur. Karena pada waktu tersebut tubuh sedang membutuhkan asupan kalori serta siap digunakan untuk beraktivitas.

Dengan mengikuti beberapa tips di atas, kamu tetap bisa menikmati kurma butter tanpa khawatir terjadi lonjakan atau penumpukan kalori yang ekstrem. Pastikan untuk memperhatikan kualitas kurma, batas porsi yang dikonsumsi, jenis mentega, dan pemilihan waktu konsumsi agar asupan harian tetap terjaga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team