Ilustrasi menggoreng tahu (Pixabay/rkrandhir)
Tahap terakhir–sifatnya opsional, tetapi lumrah dilakukan–yaitu proses menggoreng pempek kapal selam setelah direbus. Nah, karena ini tahap terakhir, jangan sampai lewatkan empat hal berikut ini ya.
Pastikan kering sebelum digoreng
Setelah matang dari proses perebusan, tiriskan dan diamkan pempek sejenak pada suhu ruangan. Hal ini penting supaya enggak ada air berlebih yang menyebabkan kematangan pada saat digoreng tidak akan maksimal.
Atur jumlah dan suhu minyak goreng
Pastikan minyak sudah cukup panas sebelum menggoreng pempek kapal selam. Perhatikan juga jumlahnya. Pastikan minimal setengah badan pempek terendam dalam minyak.
Selain itu, jangan menggoreng terlalu dalam waktu bersamaan. Karena selain resiko mereka akan lengket satu sama lain, menggoreng banyak pada sekali waktu bisa menyebabkan suhu minyak goreng menjadi tidak stabil.
Awasi besarnya api
Penggorengan pada suhu yang tepat akan menghasilkan pempek kapal selam yang mantap. Jika api terlalu besar, bagian luar akan cepat gosong sementara bagian dalamnya kemungkinan masih belum matang. Sebaliknya, jika api terlalu kecil, kulit dan isi pempek akan menyerap terlalu banyak minyak, dan akan lebih lama matang.
Kenali tanda kematangan
Untuk menyempurnakan kemenangan kamu dalam mengkreasikan pempek kapal selam ini, perhatikan dan kenali tanda kematangannya.
Pempek yang matang berwarna cokelat keemasan pada kedua sisinya. Nah, kalau sudah menampilkan warna ini, pempek kapal selam kamu bisa langsung diangkat, ditiriskan, dan segera disajikan.
Nah, itu tadi uraian singkat tentang tips dan solusi praktis dalam membuat pempek kapal selam khas Palembang. Bagaimana, tertarik untuk mencoba?