Apem selong merupakan salah satu jajanan tradisional yang masih eksis sampai sekarang, terutama saat Ramadan. Kue khas Tuban, Jawa Timur, ini dikenal dengan sebutan apem renda, karena bagian pinggirnya yang tipis dan renyah, sementara bagian tengahnya tetap lembut dan berserat cantik. Perpaduan aroma santan, rasa manis ringan, serta teksturnya yang unik membuat apem selong selalu jadi favorit sebagai takjil buka puasa.
Nama “selong” sendiri dipercaya berasal dari kata Ceylon, yang merujuk pada pengaruh kuliner asalnya, yakni Sri Lanka. Kue ini sering disebut sebagai pancake-nya orang Jawa, karena bentuk dan cara memasaknya yang mirip serabi. Meski proses pembuatannya membutuhkan waktu fermentasi, hasil akhirnya sepadan, karena teksturnya ringan.
Apakah kamu sedang mencari resep apem selong yang gurih dan mudah dibuat untuk menjelang Ramadan? Gak perlu pusing, kamu tinggal mengikuti langkah-langkah membuatnya berikut ini, ya!
