Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Resep Rendang Ayam Khas Padang Gurih dan Empuk untuk Lebaran
ilustrasi rendang ayam khas Padang (unsplash.com/Kalindu Waranga)

Lebaran identik dengan hidangan kaya rasa dan penuh rempah, mulai dari opor hingga sambal goreng yang tersaji hangat di meja makan. Di tengah deretan menu klasik itu, resep rendang ayam khas Padang bisa menjadi pilihan menarik yang tetap terasa akrab di lidah, sekaligus menghadirkan sentuhan berbeda. Perpaduan antara gurih, pedas, dan bumbunya yang meresap sampai ke serat, menjadikannya sajian yang istimewa untuk merayakan momen kebersamaan.

Memang, rendang biasanya memakai daging sapi. Namun tak ada salahnya untuk menggunakan jenis protein lain yang secara harga lebih bersahabat, tapi tetap menggoda. Yuk, catat bahan-bahan dan cara memasaknya berikut ini supaya masakanmu jadi primadona di momen bahagia nanti!

Bahan Rendang Ayam Khas Padang

ilustrasi daging ayam (unsplash.com/jksloan)

Bahan utama:

  1. 1 ekor ayam kampung yang dipotong menjadi 8-10 bagian

  2. 200 gram kentang

  3. 650 ml santan encer

  4. 550 ml santan kental

  5. 5 batang serai yang sudah dimemarkan

  6. 2 lembar daun kunyit

  7. 9 lembar daun jeruk

  8. 2 butir kapulaga

  9. 3 butir cengkih

  10. 3 cm kayu manis

  11. 1 buah asam kandis

  12. 1 1/2 sendok makan kaldu ayam

Bahan bumbu yang dihaluskan:

  1. 250 gram cabai merah keriting

  2. 155 gram bawang merah

  3. 7 siung bawang putih

  4. 3 cm jahe

  5. 3 cm lengkuas

  6. 1 sendok makan garam

Cara Membuat Rendang Ayam Khas Padang

ilustrasi memasak bumbu oles ayam bakar (pexels.com/Katerina Holmes)

  1. Pertama, cuci bersih ayam yang akan digunakan. Lalu, siapkan bahan-bahan untuk bumbu halus dan haluskan dengan ulekan atau chopper. Kemudian masukkan potongan ayam ke dalam wajan, lalu tuangkan santan encer dan bumbu halus.

  2. Tambahkan serai, daun kunyit, daun jeruk, kapulaga, cengkih, serta kayu manis ke dalam masakan supaya aroma rempahnya kuat dan menggoda. Masak di atas api sedang sambil sesekali diaduk hingga kuah mendidih dan bumbu mulai meresap ke dalam daging.

  3. Setelah kuah mulai menyatu, masukkan kentang ke dalam masakan. Aduk perlahan dan lanjutkan memasak sampai ayamnya setengah matang dan teksturnya mulai empuk. Pada tahap ini, fondasi rasa dalam resep rendang ayam khas Padang mulai terbentuk dengan karakter gurih dan rempah yang kaya.

  4. Selanjutnya, tuangkan santan kental dan tambahkan kaldu ayam, lalu aduk hingga tercampur rata. Kecilkan api dan masak sambil terus diaduk sesekali agar santannya tidak pecah. Biarkan hingga kuah menyusut, mengental, dan mengeluarkan minyak, menghasilkan rendang ayam dengan cita rasa pekat dan warna yang semakin matang. Rendang ayam siap disajikan.

Bagaimana cara supaya rendang ayam awet?

ilustrasi masakan rendang ayam (unsplash.com/Syed Maaz)

Supaya rendang ayam lebih tahan lama tanpa kehilangan cita rasanya, proses memasak menjadi tahap yang penting. Pastikan bahwa rendang dimasak hingga benar-benar kering dan mengeluarkan minyak alami, karena sisa kuah berlebihan justru yang membuatnya lebih cepat basi. Karena itu, api kecil dan kesabaran saat memasak adalah kunci. Jadi, biarkan bumbu perlahan menghitam kecokelatan sambil aromanya semakin dalam dan menggoda.

Nah, setelah matang jangan buru-buru dimasukkan ke dalam wadah karena uap air bisa memicu kelembapan berlebih. Diamkan hingga suhu ruang, lalu simpan dalam wadah kedap udara sebelum masuk kulkas atau freezer, tergantung berapa lama ingin menyimpannya. Kamu juga bisa menyimpannya dalam ukuran kecil-kecil sehingga saat akan menikmatinya lagi, bisa disesuaikan dengan porsi sekali makan.

Kalau ingin sesuatu yang berbeda tanpa meninggalkan rasa yang akrab, resep rendang ayam khas Padang bisa jadi ide masakan yang bisa dicoba saat acara istimewa. Aromanya yang hangat dan bumbunya yang meresap pelan-pelan seolah mengajak siapa pun untuk duduk lebih lama di meja makan. Siapa tahu, dari satu suapan pertama, bisa lahir tradisi baru yang akan selalu dinanti di setiap momen berikutnya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team