Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Resep Roti Sandwich Isi Kentang dan Telur, Cocok buat Sarapan!
ilustrasi roti sandwich isi kentang dan telur (pexels.com/Brandon Leroy)

Sandwich kentang dan telur adalah hidangan sederhana berbahan dasar roti yang diisi dengan campuran kentang lembut dan telur yang creamy. Kombinasi tekstur lembut kentang dan telur menjadikannya makanan praktis yang sempurna untuk sarapan atau bekal makan siang.

Tidak seperti sandwich biasa yang berisi sayuran atau smoked beef, versi kentang dan telur ini memiliki rasa yang lebih creamy dan padat. Kentang membuat isian lebih lembut, sementara telur menambahkan rasa gurih lezat. Yuk, buat untuk sarapan berenergi!

Bahan Membuat Roti Sandwich Isi Kentang dan Telur

ilustrasi telur (pixabay.com/Steve Buissinne)

  1. 10 butir telur ukuran besar

  2. 4 buah kentang ukuran sedang, potong dadu

  3. 60 ml minyak zaitun

  4. 1 sdt garam, tambah garam ekstra untuk air mendidih

  5. Garam dan merica hitam, secukupnya

  6. 25 gr keju pecorino romano parut, bisa juga menggunakan parmesan parut

  7. 100 gr keju mozzarella parut (opsional, untuk rasa keju yang lebih kuat)

  8. 4 buah roti sandwich ala burger

Cara Membuat Roti Sandwich Isi Kentang dan Telur

ilustrasi membuat sandwich (pexels.com/ZAINAB 🐾)

  1. Rebus kentang terlebih dahulu. Didihkan air yang sudah diberi garam, lalu rebus kentang hingga hampir empuk, tetapi jangan terlalu lembek. Tiriskan dan sisihkan.

  2. Siapkan campuran telur. Kocok telur dengan 1 sdt garam dan keju pecorino romano hingga tercampur rata dan lembut.

  3. Panaskan wajan anti lengket dengan api sedang dan beri sedikit minyak zaitun.

  4. Keringkan kentang dengan tisu dapur untuk mencegahnya meletup saat dimasukkan ke dalam minyak. Kemudian, goreng selama sekitar 5 menit, hingga bagian luarnya berwarna keemasan dan sedikit renyah.

  5. Tambahkan garam dan lada hitam secukupnya.

  6. Tuang campuran telur ke dalam wajan dan aduk perlahan hingga tercampur dengan kentang. Tutup wajan dan masak selama sekitar 3-4 menit, hingga bagian bawah mulai mengeras tetapi bagian atas masih sedikit lunak.

  7. Pindahkan telur dan kentang ke piring, lalu balikkan kembali ke wajan agar sisi lainnya juga matang.

  8. Masak selama sekitar 1-2 menit lagi. Jangan terlalu matang, karena tekstur telur yang sedikit lembut justru membuat hasil akhirnya lebih lembut dan lebih lezat.

  9. Keluarkan sandwich dan potong menjadi 4 bagian. Letakkan setiap bagian di atas roti sandwich. Taburi dengan sedikit keju pecorino dan sedikit minyak zaitun untuk rasa yang kaya dan ala Italia.

  10. Jika ingin lebih banyak keju, tambahkan mozzarella parut atau paprika ceri untuk rasa segar dan pedas. Bungkus sandwich dengan aluminium foil sebentar agar panas membantu mozzarella meleleh sepenuhnya.

Tips Membuat Roti Sandwich Isi Kentang dan Telur

ilustrasi roti sandwich isi kentang dan telur (pexels.com/Connor Scott McManus)

  1. Jangan merebus kentang sampai terlalu lunak. Cukup sampai hampir empuk, sehingga teksturnya tetap enak saat digoreng dan tidak hancur sepenuhnya.

  2. Keringkan kentang dengan tisu dapur sebelum digoreng. Ini sangat penting untuk mendapatkan warna cokelat keemasan yang lebih baik dan mencegah minyak terciprat ke mana-mana.

  3. Gunakan api sedang agar matang merata. Jika apinya terlalu besar, bagian luar akan cepat gosong dan telur tidak akan matang sempurna.

  4. Jangan memasak telur terlalu matang. Telur yang sedikit lunak membuat isian sandwich lebih lembut dan lembap, tidak kering seperti omelet biasa.

Kombinasi kentang yang lembut, telur yang creamy, dan roti hangat menjadikannya pilihan sempurna untuk sarapan cepat. Ada sensasi lembut dari kentang dan telur, dipadukan dengan bagian luar roti yang sedikit renyah saat dipanggang. Sandwich kentang dan telur ini wajib dicoba!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy