Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Resep Sup Khas Korea untuk Menu Sahur, Bikin Makin Semangat!
Potret galbitang khas Korea Selatan (pixabay.com/ywynwn)

Saat sahur, tubuh membutuhkan hidangan yang tak hanya mengenyangkan, tetapi juga enak dan sehat. Tujuannya agar tidak mudah lemas saat berpuasa, makin bersemangat, dan nutrisi harian tetap bisa terpenuhi sepanjang hari. 

Kalau bosan dengan masakan Indonesia, kamu bisa coba membuat beberapa sup khas Korea Selatan untuk menu sahur. Sudah menjadi rahasia umum bahwa sup dari Negeri Ginseng tersebut memiliki cita rasa yang gurih, kaya rempah atau bumbu, nutrisinya cukup, dan tentunya cocok di lidah orang Indonesia.

Penasaran apa saja sup khas Korea yang cocok diolah sebagai menu sahur? Simak rekomendasi resepnya di bawah ini, ya!

1. Resep Sokkoritang

Ilustrasi sokkoritang (vecteezy.com/adi657010679396)

Bahan-bahan:

  1. 1 kg buntut sapi, potong kecil
  2. 500 gram lobak daikon atau lobak Korea, kupas dan potong dadu besar
  3. 5 siung bawang putih, cincang kasar
  4. 3 batang daun bawang, iris tipis
  5. garam secukupnya
  6. lada bubuk secukupnya
  7. air secukupnya

Bahan saus:

  1. 3 siung bawang putih, cincang
  2. 1 sendok makan kecap asin
  3. 1 sendok makan minyak wijen
  4. 2-3 sendok makan gochugaru atau bubuk cabai

Cara membuat:

  1. Cuci bersih buntut sapi dengan air mengalir dan buang lapisan lemak yang masih menempel. Tiriskan.
  2. Rendam buntut sapi sampai airnya keruh. Kemudian, ganti beberapa kali dengan air dingin sampai airnya rendamannya terlihat bersih (total waktu rendaman sekitar 3 jam).
  3. Didihkan air secukupnya di dalam panci besar. Masukkan buntut sapi dan rebus selama 12 menit. Angkat dan bilas dengan air mengalir. Tiriskan.
  4. Masukkan buntut sapi ke dalam panci lagi, lalu tambahkan potongan lobak, bawang putih, garam, dan sekitar 15 gelas air. Masak hingga mendidih.
  5. Kecilkan api dan lanjutkan merebus buntut sapi sampai benar-benar empuk (sekitar dua jam). Matikan api dan pisahkan semua bahan dengan kuahnya.
  6. Saring kuah dan tuang di dalam wadah lain. Jika sudah dingin, tutup wadah tersebut dan masukkan ke dalam kulkas sampai lemaknya membeku di permukaan kuah. Buang lemaknya, lalu dan saring lagi kuahnya.
  7. Siapkan mangkuk tahan panas. Iris lobak tipis-tipis, lalu masukkan ke dalamnya bersama buntut sapi. Masak sampai mendidih, lalu angkat.
  8. Taburkan daun bawang di atasnya dan letakkan saus di sampingnya.
  9. Sokkoritang atau sup buntut ala Korea siap disajikan untuk menu sahur.

2. Resep Samgyetang

Ilustrasi samgyetang khas Korea Selatan (unsplash.com/cypriendlp)

Bahan-bahan:

  1. 1 ekor ayam negeri utuh
  2. 1/2 gelas short grain rice atau beras ketan, cuci bersih dan rendam 1 jam
  3. 1 buah akar ginseng segar, cuci bersih dan potong kecil
  4. 3 buah jujube kering (kurma Korea), cuci bersih
  5. 10 siung bawang putih, cuci bersih
  6. 3 batang daun bawang, iris tipis
  7. garam secukupnya
  8. lada hitam secukupnya
  9. air secukupnya

Bahan saus wijen:

  1. 2 sendok makan minyak wijen
  2. 1 sendok teh biji wijen sangrai
  3. 1-2 sendok teh garam
  4. lada hitam bubuk secukupnya

Bahan saus kecap:

  1. 3 sendok makan kecap asin
  2. 2 sendok makan cuka putih
  3. 2 buah cabai hijau besar, cincang kasar
  4. 1 sendok teh madu
  5. 1/2 buah bawang bombai ukuran sedang, potong kecil-kecil

Cara membuat:

  1. Cuci daging ayam dengan air mengalir. Buang lemak-lemak yang masih menempel, termasuk pantatnya, sambil digosok permukaannya perlahan dengan garam. Bilas sampai bersih, kemudian tiriskan.
  2. Masukkan beras, ginseng, jujube, dan bawang putih ke dalam perut ayam. Tutup bagian bawahnya (pantat) menggunakan tali atau benang sampai rapat.
  3. Masukkan ayam ke dalam panci, lalu tuang air sampai ayam tenggelam. Tutup panci dan rebus dengan api sedang selama 30 menit.
  4. Kecilkan api, lalu lanjutkan merebus ayam selama 40 menit. Matikan api dan buka tutupnya agar uap panas nya hilang.
  5. Pindahkan ayam dan kaldunya ke dalam mangkuk saji. Tata saus wijen dan saus kecap di sampingnya.
  6. Samgyetang atau sup ayam ala Korea siap disajikan sebagai hidangan sahur.

3. Resep Galbitang

Potret galbitang khas Korea Selatan (pixabay.com/ywynwn)

Bahan-bahan:

  1. 1 kg iga sapi, potong kecil
  2. 1 buah daikon atau lobak Korea
  3. 1 buah bawang bombai ukuran besar, kupas kulitnya
  4. 5 siung bawang putih, cincang kasar
  5. 3 batang daun bawang, iris tipis
  6. 2 butir telur ayam goreng
  7. minyak goreng secukupnya.
  8. garam secukupnya 
  9. lada hitam bubuk secukupnya
  10. air secukupnya

Cara membuat:

  1. Cuci bersih iga sapi dengan air mengalir, lalu tiriskan.
  2. Didihkan air di dalam panci, kemudian masukkan iga sapi ke dalamnya dan rebus selama 10 menit.
  3. Matikan api, kemudian angkat panci dan tiriskan iga sapi. Buang air rebusannya.
  4. Tata kembali panci di atas kompor. Masukkan iga sapi, tiga liter air, bawang bombai utuh, dan lobak utuh. Rebus dengan api sedang selama kurang lebih satu jam.
  5. Kecilkan api dan lanjutkan merebus daging iga selama satu jam lagi (totalnya dua jam).
  6. Tambahkan garam dan lada hitam bubuk. Aduk merata dan koreksi rasanya.
  7. Matikan api, keluarkan bawang bombai dan lobaknya. Potong lobaknya menjadi kecil-kecil. Sementara itu, bawang bombainya boleh dibuang.
  8. Kocok telur ayam bersama garam dan lada hitam bubuk, kemudian goreng tipis-tipis dengan wajan antilengket. Angkat dan biarkan dingin.
  9. Gulung telur, kemudian iris tipis seperti mi. 
  10. Siapkan mangkuk saji. Tata daging iga, lobak, dan kuah di dalamnya.
  11. Beri telur ayam dan daun bawang di atasnya.
  12. Galbitang atau sup iga sapi khas Korea siap disajikan untuk menu sahur.

4. Resep Dak-kalguksu

Ilustrasi Dak-kalguksu ala Korea Selatan (pixabay.com/leejeongsoo)

Bahan-bahan:

  1. 1/2 kg dada ayam segar
  2. 16 gelas air
  3. 16 siung bawang putih, kupas bersih
  4. 1 buah bawang bombai ukuran sedang, potong menjadi 4 bagian
  5. 1 buah zukini ukuran sedang, potong korek api
  6. 2 batang daun bawang, cincang
  7. 400 gram mi gandum putih Korea 
  8. 2 sendok makan kecap ikan atau kecap asin
  9. minyak goreng secukupnya
  10. minyak wijen secukupnya
  11. garam secukupnya
  12. lada hitam bubuk secukupnya

Cara membuat:

  1. Cuci bersih dada ayam dengan air mengalir. Tiriskan.
  2. Siapan panci. Masukkan dada ayam, bawang putih, bawang bombai, dan air ke dalamnya. Rebus selama satu jam dengan api besar.
  3. Sembari menunggu daging ayam empuk, rebus mi gandum dengan air mendidih sampai empuk. Angkat dan tiriskan.
  4. Campurkan zukini dengan 1/4 sendok teh garam, lalu sisihkan selama 5-10 menit. Peras zukini perlahan.
  5. Panaskan sedikit minyak di wajan antilengket, kemudian tumis zukini sebentar saja sampai agak layu. Angkat dan tiriskan.
  6. Angkat ayam dari wajan, kemudian saring kaldunya.
  7. Tambahkan 1 sdm garam dan 2 sdm kecap ikan (boleh diganti dengan kecap asin) ke dalam kaldu. Aduk merata.
  8. Ambil bawang putih yang direbus bersama ayam, lalu haluskan dengan sendok. Tambahkan 1 sdt garam, 1/2 sdt lada hitam bubuk, dan 2 sdt minyak wijen. Aduk merata dan sisihkan.
  9. Suwir ayam menjadi kecil-kecil, lalu campurkan dengan bawang putih yang sudah dihaluskan.
  10. Siapkan wadah saji. Tata mi, kuah, dan daging ayam ke dalamnya.
  11. Tambahkan zukini dan daun bawang di atasnya.
  12. Dak-kalguksu atau sup mi ayam ala Korea siap disajikan untuk sahur.

5. Resep Miyeok-guk

Ilustrasi miyeok-guk khas Korea (pexels.com/Marvin Sacdalan)

Bahan-bahan:

  1. 1 ons miyeok atau rumput laut kering
  2. 1 buah tahu putih ukuran besar, potong dadu
  3. 5 siung bawang putih, cincang
  4. 2 sendok teh kecap ikan atau kecap asin
  5. 2-3 sendok teh biji wijen sangrai
  6. 3-4 batang daun bawang, iris tipis
  7. garam secukupnya
  8. air secukupnya 

Cara membuat:

  1. Siapkan rumput laut kering, kemudian rendam dengan air dingin selama 30 menit. Tiriskan dan bilas beberapa kali.
  2. Potong rumput laut kecil-kecil, kemudian masukkan ke dalam panci yang sudah diisi dengan delapan gelas air.
  3. Rebus rumput laut dengan api sedang cenderung tinggi selama 20-25 menit.
  4. Tambahkan tahu, bawang putih cincang, dan saus ikan. Aduk perlahan dan rebus lagi selama 15 menit.
  5. Tambahkan sedikit garam dan minyak wijen. Aduk sebentar, lalu matikan api dan diamkan hingga uap panasnya hilang.
  6. Tuang sup ke dalam mangkuk saji dan taburkan daun bawang di atasnya.
  7. Miyeok-guk atau sup rumput laut khas Korea siap disajikan untuk hidangan sahur.

Demikian lima resep sup khas Korea yang cocok diolah sebagai menu sahur. Pasti sudah gak sabar buat mencicipinya, kan? Kamu mau coba yang mana dulu untuk menu sahur nanti?

Editorial Team