Waffle merupakan makanan khas Western yang identik dengan sajian sarapan atau brunch ala kafe. Bentuknya kotak-kotak dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.
Biasanya waffle disajikan dengan sirup maple, gula halus, atau es krim yang manis dan creamy. Rasanya cenderung manis, legit, dan bikin mood naik sejak gigitan pertama.
Umumnya, waffle dibuat dari campuran tepung terigu, telur, susu, gula, dan mentega. Namun, kali ini, kamu bisa mencoba versi yang lebih sehat dan tinggi protein. Dengan bahan-bahan dasar yang berbeda dan tambahan protein, waffle ini tetap lembut dan nikmat.
Cocok sebagai menu sarapan, waffle tinggi protein ini lebih sehat dan bikin kenyang tahan lama. Bisa juga jadi camilan setelah olahraga, atau dessert yang lebih aman. Yuk, simak resepnya di bawah ini!
| Prep Time | 5 Minutes |
| Cook Time | 3 Minutes |
| Portion | 4 Portion |
Bahan Waffle Tinggi Protein
- 4 scoop whey protein
- 160 gram oat
- 4 butir telur
- 10 gram mentega
- 12 gram baking powder
- 200 gram greek yoghurt
- madu secukupnya untuk topping
Cara Membuat
| 1. Haluskan adonan waffle. | Siapkan chopper, masukkan oat, whey protein, yoghurt, baking powder, mentega, dan telur, lalu proses hingga tercampur rata. |
| 2. Panggang waffle. | Panaskan alat pemanggang waffle, tuang adonan secukupnya, kemudian panggang selama 3 menit. |
| 3. Lakukan cara yang sama. | Lakukan cara yang sama hingga adonan habis. |
| 4. Sajikan waffle dengan topping. | Sajikan waffle dengan madu sesuai selera. |
