Aroma donat kampung yang baru diangkat dari wajan selalu punya cara sendiri untuk memancing lapar. Teksturnya lembut, rasanya sederhana, dan sering mengingatkan pada jajanan pasar atau camilan sore di rumah. Namun, saat mencoba membuatnya sendiri, hasilnya kadang jauh dari ekspektasi. Donat bisa bantat, terlalu berminyak, atau tampil pucat tanpa white ring yang cantik.
Padahal, donat kampung gak menuntut alat mahal atau teknik ribet. Kuncinya justru ada pada proses dasar yang sering dianggap sepele, mulai dari menguleni adonan hingga mengatur suhu minyak. Dengan memahami teknik yang tepat, donat buatan rumah bisa empuk, ringan, dan tetap sedap meski tanpa topping berlebihan. Yuk simak lima tips penting agar donat kampung buatanmu sukses dan layak dibanggakan.
