ilustrasi durian (pexels.com/vitalina)
Bagian tangkai durian yang matang biasanya akan terlihat lebih kering, namun masih bisa menempel dengan kuat pada buah. Warna tangkai juga biasanya terlihat kecokelatan dan tidak sampai terlalu basah, sehingga mudah dikenali.
Jika kamu menemukan tangkai yang masih hijau, maka menandakan bahwa buah duriannya dipetik terlalu muda. Sementara, jika kamu menemukan tangkai durian yang sudha terlalu kering atau rapuh, maka kemungkinan besar duriannya sudah terlalu lama dipanen.
Memilih durian yang matang jelas memerlukan ketelitian ekstra. Namun, dengan pemilihan yang selektif, maka kamu bisa memeroleh buah durian yang harum dan menggugah selera. Buah durian yang matang tentu akan lebih lezat saat dikonsumsi!
Kenapa memilih durian matang itu penting? | Karena salah pilih bisa membuat daging durian terasa hambar atau masih keras, sehingga tidak enak saat dikonsumsi. |
Bagaimana cara membedakan durian matang dari aromanya? | Durian matang mengeluarkan aroma khas yang jelas meski kulit masih rapat. Jika hampir tidak berbau, biasanya masih mentah; kalau aromanya terlalu menyengat, bisa jadi terlalu matang. |
Apa ciri fisik durian yang matang dilihat dari kulit dan durinya?v | Durian matang cenderung bulat sempurna tanpa penyok, durinya lebih besar dan tumpul serta jaraknya renggang. Jika durinya rapat dan tajam, biasanya durian masih muda; kulit yang tampak kusam juga bisa jadi tanda siap dikonsumsi. |
Apakah mengetuk durian dan melihat tangkai bisa jadi patokan? | Bisa. Durian matang biasanya berbunyi berat dan agak bergema saat diketuk, sedangkan bunyi nyaring menandakan daging masih tipis/keras. Tangkai yang matang umumnya kering kecokelatan dan menempel kuat; tangkai hijau berarti dipetik terlalu muda, dan tangkai sangat kering/rapuh bisa berarti sudah lama dipanen. |