Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
⁠10 Tahun Berkarya, Reality Club: Gak Nyangka dari Rekaman di Kamar
Reality Club di kantor IDN pada Kamis (23/4/2026) (IDN Times/Zahrotutianah)
  • Reality Club mengenang awal kariernya yang dimulai dari rekaman sederhana di kamar hingga kini bisa masuk dapur rekaman profesional di Bangkok.
  • Para personel mengaku sejak awal tidak memiliki ekspektasi besar, hanya ingin membuat musik yang mereka nikmati tanpa memikirkan popularitas atau panggung besar.
  • Selama satu dekade perjalanan, Reality Club telah tampil di berbagai negara, bahkan sempat umrah bersama, dan akan merayakan 10 tahun berkarya lewat konser di Jakarta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Perjalanan Reality Club menuju satu dekade karier terasa seperti cerita yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Dari rekaman sederhana di kamar, kini mereka sudah menapaki panggung internasional hingga akan segera menggelar konser untuk merayakan satu dekade band itu terbentuk.

Para personel pun mengenang momen ketika awal mula mereka berkarier. Tak pernah menyangka rekaman di kamar bisa meledak, bagaimana kisah mereka?

1. Reality Club gak nyangka bisa rekaman dari Cibinong ke Bangkok

Reality Club di kantor IDN pada Kamis (23/4/2026) (IDN Times/Zahrotutianah)

Reality Club mengenang bagaimana awal perjalanan mereka dimulai dari proses yang sangat sederhana. Rekaman lagu dilakukan di kamar, dengan fasilitas yang jauh dari kata profesinal. Namun, kini mereka sudah bisa masuk dapur rekaman di Bangkok.

“Itu sebenarnya cukup random, dari rekaman di Cibinong ke Bangkok. Itu kalau dipikir-pikir,” ujar Faiz kepada IDN Times pada Kamis (23/6/2026).

Mengenang momen rekaman lagu album pertama, Cia berkomentar, "Jadi album pertama jarang banget aku dengerin di mobil, karena menurutku secara produksi itu kurang bagus kualitasnya, kurang maksimal lah. Soalnya ya again, it’s our first song. Kita juga rekamannya di kamar gitu."

2. Reality Club tidak memiliki ekspektasi apapun

Reality Club di kantor IDN pada Kamis (23/4/2026) (IDN Times/Zahrotutianah)

Sudah punya nama besar sekarang, Reality Club mengungkap mereka tidak punya ambisi besar soal popularitas atau panggung besar. Mereka hanya ingin membuat musik dan menikmatinya secara personal.

“Karena rasanya kita pas di awal tuh justru gak begitu banyak ekspektasi, ya. Beneran ekspektasinya cuma buat bikin musiknya itu sendiri. Jadi kita gak expect bakal bisa keluar negeri atau bisa banyak panggungan,” ungkap Faiz.

Ia bahkan menyebut ekspektasi mereka sangat sederhana. Sang vokalis sekaligus gitaris in melanjutkan, “Bahkan kita cuma expect bikin album dan bisa didengerin di mobil masing-masing gitu. Tapi ternyata realitanya, alhamdulillah albumnya banyak yang suka.”

3. Reality Club gak menyangka bisa umrah bareng

Reality Club di kantor IDN pada Kamis (23/4/2026) (IDN Times/Zahrotutianah)

Seiring waktu, perjalanan Reality Club berkembang jauh melampaui bayangan awal mereka. Mereka tidak hanya tampil di berbagai panggung, tapi juga sempat manggung di Jeddah.

“Kita pernah umrah bareng. Terus pernah juga manggung di Jeddah. Itu iya, a bit random tapi that happened,” cerita vokalis perempuan dengan nama lengkap Fathia Izzati ini.

Kisah 10 tahun Reality Club membawa mereka ke perjalanan yang tidak terduga. Untuk merayakan debut satu dekadenya, band ini akan menggelar konser (10) Years of Reality Club – Live in Jakarta. Konser ini akan digelar pada 6 Juni 2026 di Basketball Hall Senayan, Jakarta.

Editorial Team