Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bogard, asisten dari Garp
Bogard (dok. Toei Animation/One Piece)

Dunia One Piece yang begitu masif membuat Oda Sensei harus mengelola ribuan karakter yang terus bergantian mengisi panel komik. Dengan durasi cerita yang sudah berjalan puluhan tahun, wajar jika sorotan utama sering berpindah ke tokoh-tokoh baru yang lebih relevan dengan konflik saat ini. Namun, di antara banyaknya wajah yang silih berganti, ada segelintir sosok vital yang keberadaannya seolah lenyap begitu saja dari ingatan pembaca maupun alur cerita utama.

Padahal karakter-karakter ini memegang posisi kunci dalam sejarah atau pernah mengucap janji penting yang belum terpenuhi hingga sekarang. Absennya mereka terasa janggal mengingat besarnya pengaruh yang mereka miliki terhadap keseimbangan kekuatan dunia. Kamu mungkin bertanya-tanya ke mana perginya para legenda dan tokoh potensial ini saat Luffy dan krunya sedang berjuang di saga terakhir.

1. Fisher Tiger

Fisher Tiger (dok. Toei Animation/One Piece)

Ia adalah legenda yang melakukan aksi paling gila dalam sejarah, yaitu memanjat Red Line dengan tangan kosong sendirian demi membebaskan budak di Mary Geoise. Aksi heroiknya ini menyelamatkan banyak nyawa penting, mulai dari Boa Hancock hingga Koala, dan menjadi pemicu terbentuknya Bajak Laut Matahari. Sayangnya, meskipun jasanya sangat masif dalam menentang Pemerintah Dunia, namanya sering kali tenggelam dan jarang dibicarakan oleh generasi bajak laut baru, kalah pamor dengan konflik rasial yang ia tinggalkan.

2. Kong

Kong (dok. Toei Animation/One Piece)

Posisinya sebagai Commander-in-Chief menempatkannya di atas Fleet Admiral seperti Akainu atau Sengoku. Kong adalah mantan laksamana tertinggi di era kejayaan Gol D. Roger yang menyiratkan kekuatan fisiknya pasti berada di level monster. Namun anehnya, ia hanya pernah muncul sekilas duduk di meja kantornya di Mary Geoise dan hampir tidak pernah terlihat turun tangan langsung, bahkan saat situasi dunia sedang sangat kacau balau seperti sekarang.

3. Bogard

Bogard (dok. Toei Animation/One Piece)

Tangan kanan Garp yang setia ini selalu terlihat di sisi sang pahlawan angkatan laut sejak era pertarungan melawan Roger dan Shiki. Ia digambarkan sebagai pendekar pedang yang sangat tenang dan misterius dengan topi fedoranya. Eksistensinya seolah dihapus pelan-pelan oleh Oda Sensei belakangan ini. Bahkan dalam insiden besar di Hachinosu di mana Garp bertarung mati-matian melawan kru Blackbeard, peran Bogard hampir tidak terlihat sama sekali, membuat penggemar bertanya-tanya ke mana perginya sosok sepenting dia.

4. Gin

Gin (dok. Toei Animation/One Piece)

Karakter dari arc Baratie ini memiliki janji ikonik untuk bertemu kembali dengan Luffy dan Sanji di Grand Line. Ia adalah orang pertama yang menunjukkan kepada kru Topi Jerami betapa keras dan mematikannya lautan Grand Line itu. Meskipun bukan tokoh level legenda, janji perpisahan mereka sangat melekat di ingatan pembaca lama. Namun hingga ribuan bab berlalu, belum ada tanda-tanda kemunculannya kembali untuk mengonfirmasi apakah ia selamat dari racun MH5 atau tidak.

5. Shiki the Golden Lion

Shiki (dok. Toei Animation/One Piece)

Ia adalah rival sepadan bagi Roger dan orang pertama dalam sejarah yang berhasil kabur dari penjara Impel Down seorang diri dengan memotong kakinya. Shiki memiliki armada raksasa dan kekuatan buah iblis yang bisa menerbangkan pulau, sebuah ancaman level bencana alam. Meskipun ia menjadi antagonis utama di film One Piece Film: Strong World, nasibnya di manga masih menggantung. Mengingat ia adalah bajak laut legendaris selevel Whitebeard, sangat aneh rasanya jika ia hanya diam saja melihat pergolakan dunia saat ini.

Kamu hanya bisa berharap bahwa janji pertemuan dan kekuatan misterius mereka tidak berakhir sekadar menjadi hiasan sejarah, melainkan memberi dampak nyata pada konklusi epik perjalanan Luffy nanti.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team