Seperti beberapa film lainnya dalam daftar ini, Shutter Island pertama kali diperkenalkan ke dunia sebagai sebuah novel. Novel ini sendiri tercipta karena penulisnya, Dennis Lehane, sempat mengunjungi Long Island di Boston Harbor bersama pamannya ketika dia masih kecil pada Badai Salju tahun 1978.
Tertarik oleh lokasinya yang terpencil, Lehane menjadi penasaran tentang apa yang akan terjadi jika orang-orang terdampar di pulau itu selama badai tanpa menggunakan teknologi modern. Namun, meskipun versi filmnya luar biasa, proses untuk mengubah sebuah buku menjadi film tetap menjadi hal yang sulit.
Bahkan sang penulis skenario, Laeta Kalogridis, sampai membuat outline sebanyak 50 halaman sebelum ia mencoba menulis naskahnya. Lehane memang senang dengan film itu, tetapi ia mengakui kalau menontonnya adalah pengalaman yang aneh.
"Itu terasa seperti kalimatmu, tapi tidak," katanya. "Itu duniamu, tapi sebenarnya tidak. Itu adalah karakter buatan saya, tetapi tidak serupa. Itu semua hanya interpretatif."
Nah, itu tadi 7 fakta di balik layar yang akan menjelaskan beberapa plot twist terkenal dalam sejarah sinematik. Bagaimana, apakah ada film favoritmu?