Di penghujung hayatnya, Karl Marx berkata, "Kalimat terakhir hanya untuk orang bodoh yang tidak cukup berbicara." Namun berbeda dari Marx, kebanyakan penulis skenario film tidak setuju dengan kalimat tersebut. Bahkan, kita sering menemukan momen di mana seorang karakter mengatakan kalimat terakhirnya, yang tentunya dapat menyayat hati kita.
Entah apakah dia protagonis atau antagonis, seorang karakter film dapat menggunakan kata-kata terakhirnya untuk meminta lebih banyak waktu, membuat pengakuan terakhir atas kejahatan atau cinta rahasia mereka, atau sekadar merenungkan kehidupan mereka.
Untuk itu, artikel ini akan membahas beberapa kalimat terakhir yang paling menyedihkan dalam sejarah sinematik. Perlu diingat kalau artikel ini mengandung spoiler bagi kalian yang belum menonton film-film di bawah ini. Tanpa harus menunggu lebih lama lagi, berikut daftarnya.