Episode 5 dalam serial The Pacific (dok. HBO Entertainment/The Pacific)
Dengan biaya 217 juta dolar AS atau setara dengan Rp3,7 triliun, The Pacific adalah miniseri termahal yang pernah dibuat. Penggambaran pendaratan di Pantai Peleliu saja menelan biaya 5 juta dolar AS atau setara dengan Rp86 miliar, seperti yang dikutip The Hollywood Reporter. Di samping itu, sekitar 300 aktor bekerja selama empat hari syuting. Nah, bayaran harian pemeran utama adalah 700 dolar AS atau setara dengan Rp12 juta, stuntman untuk adegan berbahaya seharinya dibayar 150 dolar AS atau setara dengan Rp2,6 juta, dan figuran dibayar 70 dolar AS atau setara dengan Rp1,2 juta. Belum lagi pengeluaran besar untuk seragam, efek visual, dan sejumlah besar senjata, tank, dan bahan peledak.
Costume designer Penny Rose mengawasi pembuatan 3.000 seragam, yang terbuat dari 19.974 meter persegi kain tenun herringbone. Menariknya, semua bahan tersebut ditenun di India menggunakan alat tenun kuno untuk mereproduksi tenunan era tersebut. Sementara itu, untuk persenjataannya, terdapat 50.000 butir amunisi kosong, 1.800 senjata besar, 20 paket dinamit, dan 40 butir peluru serta granat Howitzer. Efek darah palsu yang disembunyikan di bawah seragam para aktor dikendalikan oleh 24 penerima radio, yang masing-masing berharga 1.000 dolar AS atau setara dengan Rp17 juta. Alat-alat ini dioperasikan oleh 93 teknisi—yang tentu saja, digaji dengan harga mahal.
Kemudian ada CGI. Visual effects supervisor John Sullivan dan tujuh stafnya bekerja di pascaproduksi selama 30 bulan untuk berkoordinasi dengan 85 kolega lainnya. Bahkan efek sederhana, seperti menambahkan kilatan moncong senjata pada tembakan, berharga sekitar 700 dolar AS atau setara dengan Rp12 juta. Adegan yang lebih rumit, seperti menghilangkan atau menutupi fitur dalam gambar, seharga 40.000 dolar AS atau setara dengan Rp693 juta per adegan. Misalnya, adegan kapal pendaratan selama tiga setengah detik seharga hampir 30.000 dolar AS atau setara dengan Rp519 juta. Ini baru biaya pasca produksinya saja, lho.