Di dunia film, ada pepatah legendaris dari William Goldman: “Nobody knows anything.” Tak ada rumus pasti kenapa satu film meledak sementara yang lain tenggelam. Kokuho (2026) membuktikannya. Drama epik garapan Lee Sang Il ini melampaui segala logika pasar.
Durasinya hampir 3 jam, temanya berat, dan berpusat pada seni kabuki yang tergolong niche. Hasilnya? Ia justru menjadi film live-action Jepang terlaris sepanjang masa. Kokuho menghasilkan lebih dari 17,38 miliar Yen Jepang, secara resmi melampaui rekor sebelumnya sebesar 17,35 miliar Yen Jepang yang dicetak oleh Bayside Shakedown 2 (2003).
Berikut lima alasan kenapa Kokuho bisa mencetak sejarah, bahkan membuat banyak penonton rela nonton berkali-kali.
