TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Mengenal Marco, Tangan Kanan Whitebeard di Anime One Piece

Pernah menjadi Kapten Bajak Laut Whitebeard!

Marco (dok. Toei Animation/One Piece)

Marco the Phoenix adalah mantan Komandan Divisi Pertama dalam Bajak Laut Whitebeard dalam anime One Piece. Saat masih menjadi bajak laut, Marco dikenal sebagai tangan kanan Whitebeard. Tak hanya berperan sebagai orang kedua di Bajak Laut Whitebeard, Marco juga berperan sebagai dokter di kru tersebut.

Nah, kali ini, penulis akan membahas semua hal yang harus kamu ketahui tentang Marco. Yuk, simak ulasannya berikut ini!

1. Awal dan akhir perjalanannya sebagai bajak laut

Bajak Laut Whitebeard (dok. Toei Animation/One Piece)

Ketika Kozuki Oden bergabung dengan Bajak Laut Whitebeard, Marco masih berusia 15 tahun. Saat itu, dirinya masih menjadi pekerja magang dalam Bajak Laut Whitebeard. Marco dengan setia mengikuti perjalanan kru hingga akhirnya diangkat menjadi Komandan Divisi Pertama sekaligus tangan kanan Whitebeard.

Sebagai orang kedua Bajak Laut Whitebeard, Marco adalah sosok yang dihormati oleh krunya. Dirinya juga menggantikan posisi Whitebeard sebagai kapten setelah kematian Whitebeard dalam Perang Marineford. Beberapa waktu setelah Perang Marineford, Marco memimpin krunya untuk bertarung dengan Bajak Laut Blackbeard.

Pertempuran tersebut dikenal dengan Perang Balas Dendam. Dengan segala upaya, Marco ingin membuat Blackbeard bertanggung jawab atas pengkhianatannya terhadap Whitebeard. Sayangnya, Marco dan krunya dikalahkan oleh kru Blackbeard pada perang tersebut. Hingga akhirnya, Marco membubarkan krunya dan dirinya kembali ke kampung halamannya, Sphinx, untuk menjadi dokter di sana.

 

Baca Juga: Kenapa Big Mom Dibenci Penggemar One Piece?

2. Hubungannya dengan Ace dan Luffy

Marco melindungi Luffy dari Akainu. (dok. Toei Animation/One Piece)

Ketika Portgas D Ace pertama kali bergabung dengan Bajak Laut Whitebeard, dirinya beberapa kali mencoba untuk membunuh Whitebeard. Ace tidak berhenti hingga akhirnya Marco memberinya pengertian. Marco menjelaskan bagaimana Whitebeard menganggap krunya sebagai keluarganya.

Marco juga menjadi orang yang mempersilahkan Ace untuk meninggalkan kru. Jika Ace bersikeras tidak ingin bergabung dengan kru, Marco tidak melarang Ace untuk pergi dari kru. Marco memberi Ace pilihan untuk memulai kembali perjalanannya atau berlayar di bawah bendera Bajak Laut Whitebeard.

Karena cukup dekat dengan Ace, Marco juga memiliki ikatan dengan Luffy. Ketika Ace mati dalam Perang Marineford, Luffy sempat kehilangan kesadaran. Akainu mencoba memanfaatkan momen tersebut untuk membunuh Luffy, tetapi Marco menyelamatkannya.

 

3. Sudah ingin menyelamatkan Wano sejak lama

Marco berbicara dengan Ace. (dok. Toei Animation/One Piece)

Meskipun sudah pensiun dari dunia bajak laut, Marco tetap berperan penting dalam pertempuran di Wano. Ketika Luffy membentuk aliansi untuk menumbangkan Kaido, Luffy mengirim Nekomamushi untuk menjemput Marco. Sementara Marco sempat menolak karena ingin melindungi desanya dari Edward Weevil, dirinya kemudian hadir untuk membantu membebaskan Wano.

Marco sendiri sebenarnya sudah dari lama ingin menyelamatkan Wano. Pada masa lalu, Ace pernah meminta Whitebeard untuk menyelamatkan Wano dari Kaido. Sebagai orang kedua di kru, Marco setuju hanya jika Whitebeard juga setuju. Sayangnya, Whitebeard selalu menolak permintaan Ace untuk menyelamatkan Wano.

 

Baca Juga: Penjelasan Insiden God Valley di One Piece

Verified Writer

Arya Nenggala

karyakarsa.com/aryanenggala

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya