Nah, dengan adanya adaptasi serial TV Harry Potter HBO yang akan dirilis Natal 2026, para penggemar Harry Potter bertanya-tanya apakah serial ini akan berbeda dari film-filmnya? Lalu, apa yang akan dilakukan para penulis dengan durasi yang lebih panjang untuk serial TV-nya? Ada banyak hal dalam tujuh buku yang bisa dikembangkan atau diubah oleh serial ini. Namun, ada satu hal yang harus tetap sama: Snape harus membunuh Dumbledore pada akhir tahun keenam Harry di Hogwarts.
Di samping itu, dipilihnya aktor Paapa Essiedu sebagai Severus Snape sangat kontroversial akhir-akhir ini. Itu karena Essiedu adalah aktor kulit hitam. Ada satu adegan paling terkenal dalam serial ini. Itu terjadi ketika Dumbledore dibunuh oleh Severus Snape, bukan oleh Draco Malfoy yang ditugaskan untuk membunuh Dumbledore. Mungkin kamu setuju kalau Snape adalah orang yang menyebalkan. Mungkin kamu juga tahu kalau Snape bergabung dengan pihak Voldemort selama masa awal-awal kejahatan Voldemort. Namun, karena Dumbledore terus membela Snape, kita jadi berasumsi kalau Snape berada di pihak Dumbledore.
Apa, sih, yang sebenarnya terjadi? Bagaimana Dumbledore yang bijaksana membiarkan Snape mengalahkannya begitu saja? Bagi kamu yang butuh penjelasan tentang poin plot ini sebelum menonton serial TV-nya nanti, berikut penjelasannya.
