Selama acara penghargaan Film Terbaik di Academy Awards ke-98, Paul Thomas Anderson kagum dengan bakat-bakat luar biasa dari para nomine. Dia memang gak salah, nih. Secara keseluruhan, 2025 adalah tahun yang luar biasa untuk film, dan banyak film terbaik tahun 2025 adalah film orisinal beranggaran besar dari studio-studio besar. Warner Bros. Pictures, Paramount, dan Netflix mengambil risiko dengan visi baru yang berani, seperti One Battle After Another, Sinners, Marty Supreme, Weapons, dan adaptasi Guillermo del Toro dari karya Mary Shelley, Frankenstein.
Oleh karena itu, setiap kategori terasa begitu kompetitif, terutama kategori Aktor Terbaik. Timothée Chalamet, Michael B. Jordan, Leonardo DiCaprio, Wagner Moura, dan Ethan Hawke semuanya sangat layak mendapatkan penghargaan tertinggi. Namun, yang mungkin sudah kamu tahu, Michael B. Jordan berhasil meraih Aktor Terbaik Oscar 2026.
Pada awalnya, ada bisikan dari para pemilih kalau Ethan Hawke punya potensi untuk memenangkan Aktor Terbaik. Namun, nama Timothée Chalamet, Michael B. Jordan, dan Leonardo DiCaprio mengambil alih hati para kritikus. Adapun, persaingannya semakin meruncing antara Timothée Chalamet dan Michael B. Jordan.
Menjelang upacara Minggu (15/3/2026) malam, banyak pengamat Oscar yakin kalau Timothée Chalamet akan menang atas aktingnya yang luar biasa sebagai calon juara tenis meja Marty Mauser. Sayangnya, ia justru kalah dari Michael B. Jordan. Lantas, apa yang membuat Timothée Chalamet gagal menang Oscar 2026?
