Die My Love (dok. Black Label Media/Die My Love)
Bukan tanpa sebab asumsi mengenai pemenang Golden Globes dinilai otomatis mengamankan piala Oscar muncul setiap tahunnya. Ini terjadi karena kemenangan para aktor di sejumlah ajang penghargaan, termasuk Golden Globes, mendapatkan sorotan dari media, kritikus, dan pelaku industri film itu sendiri. Secara tidak langsung, momentum ini meningkatkan visibilitas dan kredibilitas aktor di mata anggota Academy.
Pidato kemenangan, rangkaian wawancara, hingga perbincangan di media sosial turut memegang peranan penting dalam membentuk narasi aktor dan perjalanannya menuju panggung Oscar di mata publik. Maka dari itu, tim kampanye yang terlibat begitu berhati-hati dalam membangun reputasi tersebut.
Dalam sejumlah kasus, kontroversi yang membelit para aktor di tengah musim penghargaan, terutama yang menyangkut isu sensitif, seperti rasisme, dapat dengan cepat mengubah persepsi publik dalam hitungan detik. Seorang aktor yang semula menjadi kontender kuat pemenang Oscar berkat performa aktingnya yang apik sekali pun akan kehilangan suara dari anggota Academy.
Jadi, kemenangan di Golden Globes lebih tepatnya menjadi indikator yang kuat bagi para aktor untuk mengulang kesuksesan di kategori yang sama di panggung Oscar. Kuncinya tetap berada di tangan anggota Academy yang kerap kali memberikan kejutan tidak terduga setiap tahunnya. Jadi, aktor yang memenangkan Golden Globes belum tentu mengulangi di Oscar.