Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apakah The Odyssey Karya Christopher Nolan dari Kisah Nyata?
Matt Damon dalam The Odyssey (dok. Universal Pictures/The Odyssey)
  • Film The Odyssey karya Christopher Nolan bukan diangkat dari kisah nyata, melainkan adaptasi puisi Yunani Kuno karya Homer yang sarat unsur mitologi dan perjalanan epik Odysseus.
  • Banyak orang mengira kisah ini nyata karena kaitannya dengan Perang Troya dan temuan arkeolog di Hisarlik, Turki, yang memicu teori tentang dasar sejarah dalam puisi Homer.
  • Nolan memilih lokasi syuting nyata di lautan selama 91 hari untuk menghadirkan pengalaman autentik, menegaskan ambisinya dalam menggambarkan perjuangan Odysseus secara realistis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Trailer terbaru dari film teranyar sutradara kondang, Christopher Nolan, yakni The Odyssey (2026), akhirnya dirilis pada Selasa (5/5/2026) melalui YouTube Universal Pictures. Banyak detail dan adegan baru yang muncul dalam trailer 2 menit 32 detik tersebut.

The Odyssey akan menjadi film terbaru Nolan setelah ia terakhir mendulang sukses lewat Oppenheimer (2023). Kisah The Odyssey sendiri mengisahkan perjuangan perjalanan pulang Odysseus, raja Ithaca, setelah Perang Troya.

Ketika mendengar kisah Odysseus, banyak orang, terlebih pemerhati sejarah Yunani Kuno, yang menebak-nebak. Apakah The Odyssey karya Christopher Nolan ini diangkat dari kisah nyata? Kamu wajib membaca ulasan ini sampai habis!

1. The Odyssey bukanlah kisah nyata, melainkan adaptasi puisi

Matt Damon dalam The Odyssey (dok. Universal Pictures/The Odyssey)

Christopher Nolan menggarap The Odyssey bukan berdasarkan kisah nyata. Film bertabur bintang ini merupakan adaptasi dari sebuah puisi Yunani Kuno berjudul The Odyssey, yang dikaitkan dengan Homer. Kisah ini dianggap bagian dari karya klasik mitologi dan sastra, bukan catatan sejarah, seperti dilansir Britannica.

Meski begitu, The Odyssey tetap dibuat berdasarkan salah satu kisah paling berpengaruh yang pernah ditulis dalam sastra Barat. Puisinya sendiri mengikuti kisah Odysseus, raja Ithaca, setelah Perang Troya saat ia mencoba kembali ke rumah kepada istrinya, Penelope, dan anak laki-lakinya, Telemachus.

Dalam puisinya, dibutuhkan waktu 10 tahun bagi Odysses untuk kembali ke rumah, termasuk pertemuannya dengan para dewa, monster, dan kekuatan supernatural. Selain itu, puisi tersebut mungkin terinspirasi oleh peristiwa nyata pada Zaman Perunggu atau budaya Mediterania Kuno, terutama karena Perang Troya yang mungkin berakar dari kisah nyata.

2. Lantas, kenapa banyak orang berpikir The Odyssey diangkat dari kisah nyata?

Anne Hathaway dalam The Odyssey (dok. Universal Pictures/Mother Mary)

Banyak orang berpikir bahwa The Odyssey karya Christopher Nolan berkaitan dengan sejarah Yunani. Padahal, yang sebenarnya adalah karena puisi The Odyssey memadukan mitologi dengan detail yang terasa berakar pada Yunani Kuno.

Salah satu alasan terbesarnya adalah Perang Troya. Dilansir Britannica, para arkeolog mengidentifikasi Hisarlik, sebuah reruntuhan kota kuno, di Turki, sebagai lokasi dari kota kuno yang digambarkan oleh Homer. Beberapa lapisan kota yang hancir ditemukan di sana, memicu teori kalau Perang Troya mungkin terinspirasi oleh konflik nyata.

Uniknya, gagasan itu makin populer setelah penggalian dilakukan oleh arkeolog Heinrich Schliemann. Dilansir National Geographic dalam artikel How archaeologists found the lost city of Troy, penemuan Schliemann meyakinkan banyak orang kalau kisah-kisah Homer mungkin berdasarkan pada peristiwa nyata, meski memang puisi tersebut sangat dimitologikan.

3. Christopher Nolan mengandalkan set film yang nyata untuk The Odyssey

The Odyssey (dok. Universal Pictures/The Odyssey)

The Odyssey memang gak diangkat dari kisah nyata, tetapi sang sutradara, Christopher Nolan, memilih menggunakan lokasi syuting di dunia nyata untuk filmnya. Gak main-main, Nolan mengaku menghabiskan 91 hari untuk syuting The Odyssey, seperti dilansir NME.

Nolan membagikan pengalaman syuting di lautan. Ia bahkan mengaku hal tersebut sangat ketinggalan zaman. Sebab, adegan di lautan bisa dibuat melalui CGI.

"Ini sangat primitif! Saya berada di sana selama 4 bulan terakhir. Kami membawa pemeran yang berperan sebagai kru kapal Odysseus ke sana, di ombak nyata, di tempat-tempat nyata," aku Nolan.

Nolan ingin menunjukkan betapa sulitnya perjalanan Odysseus untuk kembali ke keluarganya kepada penonton. Dari sini, penonton sudah tahu kalau Nolan adalah sutradara yang ambisius.

The Odyssey akan tayang secara global pada 17 Juli 2026 mendatang. Film ini akan dibintangi aktor A-list, mulai dari Matt Damon, Anne Hathaway, Tom Holland, Zendaya, Charlize Theron, hingga Robert Pattinson. Kita tunggu saja penayangannya, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team