potret Ari Irham kantor IDN, Selasa (14/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Dalam pengambilan konten video tersebut, Ari mulai membuka cerita tentang perjalanan kariernya sebagai aktor. Sambil tersenyum, ia menelusuri kembali momen-momen penting yang membentuk dirinya hingga saat ini, terutama melalui karakter-karakter yang pernah ia perankan dan ternyata, karakter film yang paling membekas bagi Ari Irham adalah Mas Kulin di film Terlalu Tampan.
Bagi Ari Irham, karakter Mas Kulin menjadi titik balik dalam perjalanan kariernya karena lewat peran ini, untuk pertama kalinya ia dipercaya sebagai pemeran utama. Tak hanya itu, Kulin terasa begitu spesial karena memiliki sifat yang sangat berbeda dari dirinya, sehingga ia merasa Kulin membuka ruang eksplorasi baru dalam perjalanan aktingnya.
“Pertama mungkin karena ini film debut aku jadi pemain utama, yang pertama mungkin Mas Kulin di film Terlalu Tampan. Kenapa? Karena di situ aku beda banget. Nah, itu pertama kali pengalaman aku jadi leading roll di film itu. Aku suka aja sama karakter Mas Kulin,” ungkap Ari, mengingat kembali karakter yang pernah ia mainkan tersebut.
Move on dari Mas Kulin, Ari Irham kemudian mengenang karakternya sebagai Tuktuk di film Mencuri Raden Saleh. Peran tersebut menjadi sangat berkesan bagi Ari Irham karena menghadirkan tantangan yang lebih intens, baik secara fisik maupun emosi. Menurutnya, adegan-adegan berisiko di film tersebut justru menjadi pengalaman yang seru.
“Yang kedua ada karakternya Tuktuk di Mencuri Raden Saleh karena aku suka tantangannya, buat aku di karakter itu lumayan cukup berat. Dia ada adegan yang lumayan cukup berbahaya karena banyak banget tantangannya. Buat aku seru banget itu peran.”
Terakhir, Ari Irham menyebut karakter Banyu di film terbarunya, Semua Akan Baik-Baik Saja sebagai salah satu yang paling berkesan. Baginya, peran tersebut terasa personal karena mewakili realitas anak kedua yang dituntut menjadi lebih dewasa dalam kehidupan sehari-hari.