Marty Supreme (dok. A24/Marty Supreme)
Usai daftar nominasi resmi diumumkan, Oscar memasuki tahap terakhir, yakni pemungutan suara untuk memilih para pemenang. Pada tahap ini, seluruh anggota Academy berhak memberikan memberikan suara di seluruh kategori. Tanpa terkecuali dan tidak lagi berfokus pada cabang keanggotaan mereka.
Sebagai alat penilaian kolektif, setiap anggota Academy diminta memilih satu pemenang di setiap kategori yang diperlombakan. Nominee dengan jumlah suara terbanyak akan langsung keluar sebagai pemenang Oscar. Sistem ini berlaku hampir di seluruh kategori kecuali Best Picture.
Best Picture menggunakan sistem preferential ballot atau sistem peringkat. Sederhananya, para anggota Academy diminta mengurutkan film-film nominasi berdasarkan preferensi mereka. Untuk penilaiannya, sebuah film baru dapat dinyatakan menang apabila berhasil meraih lebih dari 50% suara setelah proses penghitungan dilakukan.
Jika tidak ada satupun film yang langsung memenuhi ambang batas tersebut, akuntan Academy berhak melakukan proses eliminasi dan redistribusi suara. Film dengan perolehan suara terendah otomatis dieliminasi. Suara dari pemilih yang menempatkan film tersebut di posisi teratas kemudian akan dialihkan ke pilihan berikutnya di surat suara mereka.
Misalnya, film A hanya mengumpulkan 100 suara dan berada di posisi terbawah dari total 1000 surat suara yang masuk. Film A pun otomatis tereliminasi. Selanjutnya, surat suara yang sebelumnya menempatkan film A di posisi teratas akan dihitung ulang dengan melihat pilihan berikutnya. Jika dari 100 surat suara tersebut 60 pemilih menempatkan film B sebagai pilihan selanjutnya dan 40 pemilih memilih film C, maka film B akan mendapatkan tambahan 60 suara dan film C memperoleh tambahan 40 suara.
Proses ini akan terus berulang hingga satu film akhirnya mencapai mayoritas suara yang dibutuhkan untuk memenangkan kategori Best Picture. Bukan tanpa alasan, sistem ini dirancang untuk memastikan bahwa pemenang Best Picture memiliki tingkat penerimaan paling luas di antara seluruh anggota Academy.
Untuk pagelarannya yang ke-98, The Academy resmi mengeluarkan Mandatory Viewing Requirements sebagai aturan baru. Singkatnya, The Academy akan mencatat aktivitas menonton para anggotanya dimana tombol vote hanya aktif jika mereka telah menonton film tersebut. Langkah tersebut diambil untuk menghindari bias popularitas dan memberikan lebih banyak peluang bagi film indie maupun film internasional untuk mendapatkan sorotan dari anggota Academy.
Bagaimana? Sudah ada gambaran mengenai sistem voting Oscar yang ruwet dan berlapis? Nominasi Oscar 2026 sendiri akan diumumkan pada Kamis, 22 Januari 2026 mendatang.