Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Baim Wong Jadi Suami KDRT di Suamiku Lukaku, Karakternya NPD
press conference film Suamiku Lukaku di XXI Epicentrum, Kamis (20/5/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
  • Baim Wong kembali berakting lewat film Suamiku Lukaku, memerankan karakter suami pelaku KDRT bernama Irfan Khalid yang membuatnya sempat heran saat menerima tawaran tersebut.
  • Ia akhirnya menerima peran itu karena menilai film ini membawa pesan mulia tentang isu KDRT dan merasa cocok beradu akting dengan Acha Septriasa sebagai lawan mainnya.
  • Dalam pendalaman karakter, Baim bersama tim menyimpulkan bahwa Irfan memiliki kecenderungan Narcissistic Personality Disorder (NPD) akibat trauma masa lalu dan pola didikan ayahnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Baim Wong kembali ke layar lebar lewat film terbaru berjudul Suamiku Lukaku. Kali ini, ia bukan hadir sebagai sutradara, melainkan bergabung dalam jajaran pemain. Dalam comeback-nya sebagai aktor, ia pun hadir dengan peran yang tak biasa, yaitu sebagai seorang suami yang kerap melakukan KDRT terhadap istrinya.

Dalam sesi press conference di XXI Epicentrum, Kamis (21/5/2026), Baim Wong mengaku sempat heran saat dirinya ditawari peran tersebut. Ia bahkan mempertanyakan kenapa dirinya yang dipilih untuk memerankan karakter bernama Irfan Khalid itu. Ikuti cerita lengkap Baim Wong terkait karakternya berikut ini.

1. Baim Wong sempat heran pas ditawari karakter suami KDRT di film Suamiku Lukaku

press conference film Suamiku Lukaku di XXI Epicentrum, Kamis (20/5/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Dalam sesi press conference yang berlangsung sekitar satu jam, Baim Wong mengaku sempat merasa heran saat pertama kali mendapat tawaran untuk memerankan karakter suami pelaku KDRT di film Suamiku Lukaku yang disutradarai Ssharad Sharaan dan Viva Westi.

“Saya terakhir main film 2023, Berbalas Kejam. Habis itu saya nge-direct terus. Ada tawaran, tapi buat saya nanti dulu. Dan ini kerasa beda, pas ditawarin mau main film ini gak? Tentunya sama Mbak Westi juga udah kenal. Saya bilang, ‘Apa temanya?’ ‘KDRT’. ‘Kok gue? Kenapa?’” kata Baim Wong.

Mengingat tema yang diangkat ke dalam film ini terbilang cukup berat dan sensitif, gak heran kalau Baim Wong ingin mengetahui alasan pihak produksi memilih dirinya. Apalagi, saat tawaran tersebut datang, Baim ternyata juga sedang disorot karena kisruh rumah tangganya.

“Saya tanya dulu, kenapa? Akhirnya dia (Viva Westi) ke kantor saya dan menjelaskannya. Saat menjelaskan itu, saya juga menjelaskan resiko saya karena waktu itu juga lagi rame (Maaf). Akhirnya kita saling menjelaskan,” tambah Baim Wong.

2. Terima tawaran karena filmnya punya tujuan mulia dan lawan mainnya Acha Septriasa

press conference film Suamiku Lukaku di XXI Epicentrum, Kamis (20/5/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Setelah berdiskusi dengan pihak produksi, Baim akhirnya yakin untuk mengambil proyek tersebut. Ia merasa bahwa film ini memiliki tujuan mulia yang membawa pesan penting terkait isu KDRT.

“Satu, tujuannya itu sangat mulia. Akhirnya saya bilang ayo,” lanjut Baim Wong.

Selain cerita yang menurutnya kuat, Baim juga mempertimbangkan sosok lawan main yang akan beradu akting dengannya. Menurut Baim, chemistry dengan lawan mainnya menjadi hal penting, terutama karena banyak adegan intens di film tersebut. Ia pun jadi semakin yakin setelah mengetahui bawah lawan mainnya adalah Acha Septriasa.

“Buat saya itu penting, bukan ciumannya. Gini lho, kalau di script kan begitu aja, cekek, dorong. Cuma yang paling susah adalah blocking-nya biar di kalian enak nontonnya. Kekerasan itu kalau di film adalah sebuah keindahan. Itu gak bisa monoton. Dia itu kalau di script kan kertas doang. Cuman kan di sana blocking-nya itu sangat luas,” ungkap Baim.

3. Baim Wong simpulkan karakternya NPD

press conference film Suamiku Lukaku di XXI Epicentrum, Kamis (20/5/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Menurut Baim Wong, berbagai adegannya di film Suamiku Lukaku tidak dapat dimainkan tanpa motivasi dan alasan yang jelas. Oleh karena itu, ia dan tim produksi mencoba mencari latar belakang psikologis dari karakter Irfan Khalid.

“Orang yang melakukan itu harus ada back story-nya, kenapa melakukan kekerasan? Sebelum menerima ini, saya harus jelas dulu, kalau gak ya seperti main-main,” kata Baim Wong.

Dalam proses pendalaman karakter, Baim juga banyak berdiskusi dengan lawan main dan para pemain lain, termasuk Mathias Muchus yang berperan sebagai ayahnya. Menurut Baim, karakter tersebut digambarkan memiliki trauma masa lalu dan dipengaruhi pola didikan dari ayahnya. Hal itu pula yang membuat karakter Irfan tetap merasa mencintai istrinya meski melakukan kekerasan.

“Kan bingung, dia kekerasan tapi bilang aku sayang kamu sama istrinya,” lanjut Baim Wong.

Dari diskusi tersebut, Baim dan tim akhirnya menyimpulkan bahwa karakter Irfan memiliki kecenderungan NPD atau Narcissistic Personality Disorder yang belakangan ramai dibicarakan publik.

Catat tanggalnya, film Suamiku Lukaku tayang di bioskop mulai 27 Mei 2026. Film ini mengikuti kisah kehidupan Amina yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga oleh suaminya, Irfan Khalid. Di mata publik, Irfan dikenal sebagai sosok motivator yang tampak sempurna dan penuh karisma. Namun di balik itu, ia justru bersikap kasar kepada sang istri.

Editorial Team