Potret Ririe Cholid usai wawancara eksklusif di Mabes Balker Baru, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (12/5/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
Ririe Cholid selaku Head of Artist Services, yang mewakili Believe, menilai bahwa viralitas hanyalah titik awal bagi seorang musisi agar bisa dikenal luas. Akan tetapi, viralitas tersebut dinilai bisa cepat turun apabila musisi tidak menjaga maupun memanfaatkan momentum yang ada.
"Menurut kami, virality itu semacam quick wins, kayak kemenangan yang cepat. Bisa cepat naiknya, tapi kalau kita gak jaga bisa cepat turunnya. Jadi menurut kami, virality itu sebagai momen pembuka untuk artis kami dan karyanya bisa di-discover banyak orang," ujarnya kepada IDN Times di Mabes Balker Baru, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Selasa (12/5/2026).
Oleh karena itu, Ririe pun berpendapat kalau musisi viral sebenarnya masih memiliki tantangan besar setelah dikenal luas oleh publik agar bisa bertahan di industri. Hal itu perlu diantisipasi dengan sebaik mungkin agar mereka gak hanya dikenal melalui satu karya saja.
"PR terbesarnya, setelah viral apa langkah selanjutnya? Jangan sampe juga, satu lagu viral lalu tidak berkelanjutan untuk karier musisinya secara jangka panjang. Jadi itu PR terbesarnya," tambah Ririe.