Jerome Kurnia di konferensi pers "Kuasa Gelap: Perjanjian Darah" di Bajawa Kemang, Jakarta, Jumat (27/3/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)
Sebagai pemeran utama, Jerome Kurnia menolak menyebut film ini sebagai sekuel langsung. Menurutnya, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah lebih tepat dianggap sebagai cerita baru yang berdiri sendiri.
"Aku gak mau sebut kedua sih, lanjutannya Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Semoga bisa ada lanjutannya lagi, lanjutannya lagi, dan lanjutannya lagi, dan selalu bisa memberi pandangan yang baru," ujar Jerome saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2026).
Menariknya, Jerome juga menegaskan bahwa penonton tidak harus menonton film pertama untuk memahami cerita film ini. Artinya, film ini dirancang agar tetap aksesibel bagi penonton baru.
"Gak perlu nonton Kuasa Gelap sebelumnya. Kita nonton Kuasa Gelap: Perjanjian Darah itu seperti film baru. Kita mengerti," lanjutnya.
Meski begitu, Jerome tetap menyarankan untuk menonton film pertama bagi yang ingin mendapatkan pengalaman yang lebih utuh. Ibarat membaca dua bab berbeda dalam satu buku, tiap bab tetap punya ceritanya sendiri. Namun, membacanya secara berurutan akan memberikan emosi yang lebih kaya.
"Gak perlu nonton yang pertama sebenarnya, (tapi) kalau mau nonton juga silakan. (Lebih) bagus lagi," tutur aktor kelahiran Jakarta 32 tahun silam ini.