Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dibongkar Sutradara Ryan Adriandhy, Ini Teknis Sinematografi Film Na Willa
Still cut film Na Willa menampilkan Na Willa bersama sahabatnya (dok. Visinema Studios/Na Willa)
  • Film Na Willa menonjol lewat sinematografi detail, dengan fokus utama pada keseimbangan value hitam-putih sebelum penentuan warna agar visual terasa nyaman di mata.
  • Sutradara Ryan Adriandhy bersama tim sinematografi rutin memeriksa tampilan monitor dalam mode warna dan hitam-putih untuk memastikan keselarasan tone antara kulit, set, properti, dan kostum.
  • Pendekatan visual yang menjaga keseimbangan hue, tint, dan saturation membuat film ini mendapat pujian penonton karena tampilannya tetap indah tanpa melelahkan mata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Film Na Willa tak hanya menyuguhkan cerita yang kuat, tetapi juga memikat lewat sinematografinya yang begitu detail. Di balik visual yang tampak indah di layar, sang sutradara ternyata memberi perhatian khusus pada setiap elemen warna.

Bagi sang sutradara, warna bukan sekadar estetika, melainkan bagian penting dari cerita itu sendiri. Setiap tone dipilih dengan cermat, sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi penonton. Berikut selengkapnya!

1. Rahasia visual Na Willa, pentingkan value hitam putih baru ke warna

Film Na Willa (X.com/Adriandhy)

Ryan Adriandhy selaku sutradara Na Willa mengungkapkan rahasia di balik visual film terbarunya ini. Bersama dengan Yadi Sugandi dan Yehuda (sinematografi), mereka mementingkan kontras value hitam dan putih lebih dulu, kemudian warna, untuk memastikan nyaman ditonton.

"Fun fact #FilmNaWilla : Karena background saya adalah ilustrator, visual di film ini saya garap bersama Pak Yadi Sugandi dan Mas Yehuda dengan mementingkan kontras VALUE yang enak di mata. Pelukis/ilustrator pasti paham. Warna belakangan. Tapi value hitam-putihnya harus NYAMAN," tulisnya di akun X, pada Selasa (24/3/2026).

2. Sutradara cek detail visual antara warna dan hitam-putih

Film Na Willa (X.com/Adriandhy)

Dalam pengambilan gambar film Na Willa, Ryan memastikan monitornya dengan mudah diubah tampilannya dari warna ke hitam dan putih. Tujuannya untuk memperhatikan detail visual, demi menghasilkan gambar yang nyaman di layar.

"Setiap persiapan take, saya akan selalu minta display saya bisa dengan mudah di-switch antara warna dan hitam-putih. Supaya saya bisa cek keselarasan value antara kulit, set, props, & wardrobe. Secantik apapun warnanya, kalau di value b&w jomplang/tidak enak, akan saya ganti," lanjutnya.

3. Pendekatan visual bikin film Na Willa dapat pujian dari penonton

Film Na Willa (X.com/Adriandhy)

Pendekatan tersebut yang membuat visual film Na Willa tetap terasa nyaman di mata, meskipun dipenuhi warna yang beragam. Variasi hue, tint, dan saturation yang digunakan tidak terasa melelahkan karena seluruh value-nya dijaga tetap seimbang.

"Itu lah kenapa film ini selalu nyaman di mata kalian meskipun warna-warni. Mata kalian nggak akan capek meski pun variasi hue, tint, dan saturation bertebaran. Karena values-nya saya jagain balance," tutup Ryan.

Banyak penonton yang memberikan respons positif terkait visual film Na Willa, yang indah sekaligus nyaman di mata. Ternyata proses di baliknya se-detail itu, ya!

Editorial Team