potret Oki Rengga (Instagram.com/okirengga33)
Salah satu kekuatan akting Oki Rengga ada pada ekspresinya yang natural. Di Agak Laen (2024), banyak orang, termasuk saya, yang gak nyangka banget Oki bisa bikin penontonnya terharu, bahkan mewek, di tengah cerita dan nuansa yang dominan komedi. Ekspresinya saat melafalkan dialog, terutama dengan karakter ibunya saat itu, terlihat natural, tidak dibuat-buat, dan terasa menyentuh. Menurut saya, dari sekian banyak faktor, salah satu kekuatan dari film tersebut ada pada penampilan Oki Rengga.
Di film keduanya, Agak Laen (2026), ceritanya mungkin tidak terlalu berpusat pada karakter Oki. Namun, ia berhasil membawakan karakternya dengan sederhana, tapi tidak terasa kikuk. Adegannya dengan Boris Bokir pun berhasil jadi klimaks yang ikonik.
Selain itu, kemunculan Oki Rengga di film-film juga seperti magnet tersendiri. Walau sangat jauh dari raihan Agak Laen dan Agak Laen: Menyala Pantiku!, film Keluarga Super Irit (2025) dan AIUEO Macam Betool Aja (2026) menjadi film Oki Rengga yang meraih cukup banyak penonton.
Dengan potensi dan popularitasnya yang semakin menyala saat ini, gak heran kalau Oki Rengga dijuluki ‘The Next Reza Lagi, Reza Lagi‘. Gimana pendapat kamu?