Javier Bardem angkat bicara soal kabar dirinya masuk daftar hitam atau blacklist industri film Hollywood. Alih-alih terkejut, Bardem justru mengaku sudah menduga konsekuensi tersebut sejak lama, menyusul sikap vokalnya menentang agresi militer Israel di Jalur Gaza.
Dalam wawancara terbarunya bersama media independen Zeteo, Bardem secara terbuka menyebut kebijakan pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai bentuk genosida terhadap rakyat Palestina. Pernyataan itu menegaskan posisi politik sang aktor yang selama ini konsisten bersuara soal isu kemanusiaan.
