Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
cuplikan Upin & Ipin episode "Dapur Masak-Masak"
cuplikan Upin & Ipin episode "Dapur Masak-Masak" (youtube.com/Les' Copaque Production)

Intinya sih...

  • Episode "Masak-Masak" menampilkan Chef Wan mencari resep makanan warisan rakyat di warung makan Uncle Muthu.

  • Dalam episode "Dapur Masak-Masak", Kak Ros menghadapi masalah kehabisan gas dan mengajarkan cara memasak zaman dahulu kepada anak-anak.

  • Episode "Gulai Kemahang" membahas tentang perlombaan memasak gulai kemahang dan pesan menjaga warisan makanan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tayang sejak tahun 2007 dan tetap eksis sampai sekarang, animasi Upin & Ipin akan segera memulai episode musim yang ke-20 pada tahun 2026 ini. Deretan episode Upin & Ipin musim ke-19 atau yang tayang sepanjang tahun 2025 juga baru saja berakhir. Dari musim 1-19, animasi ini telah menghadirkan berbagai judul episode yang ceritanya selalu menarik dan seru ditonton.

Animasi Upin & Ipin sendiri sering menyinggung dan membahas berbagai makanan dalam episode-episodenya. Beberapa di antaranya adalah episode yang memang bertema memasak. Setidaknya, Upin & Ipin punya tiga episode yang mengangkat tema tersebut. Mari kita bahas satu per satu!

1. "Masak-Masak"

cuplikan Upin & Ipin episode "Masak-Masak" (youtube.com/Les' Copaque Production)

Kampung Durian Runtuh kedatangan seorang juru masak terkenal, Chef Wan. Chef Wan bukan sekadar karakter animasi, melainkan memang ada di dunia nyata yang merupakan chef terkenal di Malaysia. Kedatangan Chef Wan tak lain adalah untuk mencari resep makanan dari kalangan orang biasa untuk ditetapkan sebagai makanan warisan rakyat.

Episode ini menampilkan Chef Wan yang melakukan syuting acara masak-masak di warung makan Uncle Muthu. Anak-anak sangat antusias dengan kehadiran Chef Wan di desa mereka, terutama Ehsan yang bercita-cita menjadi chef. Dalam episode ini Chef Wan juga menceritakan rintangannya sebelum menjadi chef ternama. Bahwa dahulu laki-laki dipandang rendah karena suka memasak, sebab, orang-orang menganggapnya sebagai tugas perempuan.

2. "Dapur Masak-Masak"

cuplikan Upin & Ipin episode "Dapur Masak-Masak" (youtube.com/Les' Copaque Production)

Kak Ros adalah salah satu karakter Upin & Ipin yang pandai memasak. Dalam episode “Dapur Masak-Masak”, menampilkan Kak Ros yang tak bisa memasak karena kehabisan gas. Episode ini tidak membahas makanan atau masakan tertentu, melainkan mengenai cara memasak orang dahulu dan sekarang. Di saat Kak Ros yang kehabisan gas masih bisa melanjutkan memasak dengan menggunakan kompor gas mini, Opah bercerita jika pada zaman dahulu orang-orang memasak menggunakan api tradisional yang berasal dari kayu bakar. Cara memasak orang dahulu lebih sulit jika dibandingkan dengan zaman sekarang. Dalam episode ini juga ditampilkan Upin, Ipin, dan teman-teman mereka yang memasak ikan bakar bersama Tok Dalang.

3. "Gulai Kemahang"

cuplikan Upin & Ipin episode "Gulai Kemahang" (youtube.com/Les' Copaque Production)

Musim ke-19 Upin & Ipin berakhir dengan sebuah episode berjudul “Gulai kemahang”. Episode ini menjadi episode Upin & Ipin ke-3 yang bertema memasak. Episode ini diawali dengan Kak Ros yang mendapat berita perlombaan memasak sebuah masakan bernama gulai kemahang, yaitu makanan zaman dahulu yang berbahan tanaman sejenis talas dan kini mulai terlupakan. Tanpa pikir lama, Kak Ros memberitahu Opah tentang berita tersebut. Opah menjadi warga Kampung Durian Runtuh yang terkenal pandai memasak gulai kemahang.

Episode ini tak menampilkan perlombaan memasak, melainkan lebih pada cara pengolahan gulai kemahang dan kenangannya di keluarga Opah. Di sini, Opah membagikan resep turun temurun keluarganya dan mengajarkannya pada Kak Ros. Di akhir episode tersebut, diperlihatkan Kak Ros yang berhasil menjuarai perlombaan memasak gulai kemahang.

Tiga episode Upin & Ipin bertema memasak di atas membahas berbagai hal. Mulai dari perjuangan Chef Wan meraih cita-cita, perbedaan cara memasak dahulu dan sekarang, sampai masakan Malaysia yang hampir dilupakan sekaligus pesan menjaga warisan makanan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team