Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Loki berubah setelah memakan Buah Iblis legendaris Elbaf.
Loki berubah setelah memakan Buah Iblis legendaris Elbaf. (dok. Shueisha/One Piece)

Pada awal Elbaf Arc, Loki diperkenalkan sebagai kriminal terburuk di Elbaf. Bukan hanya disebut sebagai pembawa sial, melainkan Loki juga dituduh telah membunuh ayahnya demi mencuri Buah Iblis legendaris. Hal ini yang menjadi alasan kenapa Loki dirantai dengan sangat ketat ketika dirinya diperkenalkan.

Pada chapter 1.170, seri akhirnya mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi. Dimulai dari alasan Loki membunuh Raja Harald hingga seperti apa kekuatan Buah Iblis yang dimakan oleh Loki, berikut tiga fakta tentang Buah Iblis Loki yang diungkap pada manga One Piece chapter 1.170. Yuk, simak pembahasannya!

1. Loki tidak membunuh Harald untuk mencuri Buah Iblis

Harald meminta Loki untuk membunuhnya. (dok. Shueisha/One Piece)

Seperti yang sudah penulis sebutkan, Loki pertama kali diperkenalkan sebagai seorang kriminal pada awal arc. Dikatakan bahwa Loki tega membunuh ayahnya sendiri untuk mencuri Buah Iblis legendaris yang sudah menjadi pusaka Elbaf. Namun, chapter 1.170 mengungkapkan bahwa Loki tidak benar-benar membunuh ayahnya hanya untuk mencuri Buah Iblis.

Setelah menjadi Kesatria Dewa, Harald sudah sepenuhnya dikendalikan oleh Im. Menjadi Kesatria Dewa memaksa Harald harus menyetujui perjanjian yang membuatnya tidak bisa membantah semua perintah Im. Hingga ketika Harald kembali ke Elbaf, Im mengambil alih tubuh Harald dan memerintahkannya untuk membunuh rakyatnya sendiri.

Pada titik ini, Harald menyuruh Loki untuk membunuhnya. Karena kekuatannya yang terlalu besar, Harald percaya bahwa hanya Loki yang dapat membunuhnya. Tak hanya itu, Harald juga meminta Loki untuk memakan Buah Iblis legendaris tersebut.

Jadi, kurang tepat rasanya jika Loki disebut membunuh ayahnya untuk mencuri Buah Iblis. Lebih tepatnya, Loki membunuh Harald karena dirinya tidak memiliki pilihan lain. Karena jika Harald dibiarkan, Elbaf mungkin akan jatuh ke tangan Pemerintah Dunia.

Masalah Buah Iblis, Loki tidak benar-benar mencurinya. Namun, Harald memang ingin anaknya yang memakan Buah Iblis tersebut. Bukan hanya untuk mengamankan Buah Iblis tersebut, melainkan kekuatan Buah Iblis legendaris itu merupakan satu-satunya kekuatan yang dapat mengalahkan Harald.

2. Buah Iblis legendaris Elbaf bisa memilih pemakannya

Loki bertukar serangan dengan Ragnir. (dok. Shueisha/One Piece)

Mungkin ini menjadi salah satu alasan kenapa Buah Iblis yang dimakan oleh Loki disebut sebagai Buah Iblis legendaris. Pasalnya, Buah Iblis ini memang bukan Buah Iblis biasa. Tak hanya kekuatannya yang besar, Buah Iblis yang telah menjadi pusaka Elbaf ini juga bisa memilih pemakannya.

Terlihat, ketika Harald menyuruh Loki untuk memakan Buah Iblis tersebut, Loki langsung berlari ke arah peti yang menyimpan Buah Iblis tersebut. Namun, palu bernama Ragnir terus menghalangi. Ragnir terus menyerang guna mencegah Loki memakan Buah Iblis tersebut.

Pada chapter 1.170, Harald mengungkapkan bahwa Buah Iblis tersebut memang memiliki kehendak sendiri. Alasan kenapa masih belum ada orang yang dapat memakan Buah Iblis tersebut bukan karena belum ada orang yang pernah mencoba. Namun, memang hanya orang yang dipilih oleh Ragnir yang bisa memakan Buah Iblis tersebut.

Setelah bertukar serangan, Ragnir berhasil menghancurkan palu Loki. Namun, Ragnir tiba-tiba berubah menjadi tupai. Dalam wujud tupai, Ragnir langsung memberikan Buah Iblis tersebut kepada Loki. Hal ini menandakan bahwa Ragnir memang sudah memilih Loki sebagai pemakan Buah Iblis tersebut.

3. Seberapa besar kekuatan Buah Iblis legendaris Elbaf?

Loki membunuh Harald. (dok. Shueisha/One Piece)

Kekuatan utama Buah Iblis legendaris Elbaf sebenarnya belum diungkapkan oleh seri. Bahkan, sang kreator, Eiichiro Oda, juga belum mengungkapkan namanya. Meski begitu, manga One Piece chapter 1.170 memastikan bahwa Buah Iblis tersebut memberikan kekuatan yang luar biasa pada penggunanya.

Setelah memakan Buah Iblis tersebut, Loki terlihat berubah menjadi makhluk yang mengerikan. Dalam wujud tersebut, Loki dapat memberikan beberapa luka fatal pada Harald. Meski sekarang Harald sudah menjadi makhluk abadi dan memiliki kekuatan regenerasi yang luar biasa, terlihat ada beberapa luka yang membutuhkan proses lama untuk disembuhkan.

Buah Iblis ini juga tampaknya memberikan Loki kendali penuh terhadap Ragnir. Kita tahu bahwa Ragnir memiliki kehendaknya sendiri. Namun, setelah memakan Buah Iblis tersebut, Loki terlihat dapat menggunakan Ragnir dengan bebas dalam pertarungannya melawan Harald.

Ketika Loki menyerang Harald menggunakan Ragnir, terlihat Harald seperti disambar oleh oleh sebuah petir. Serangan tersebut seketika langsung membunuh Harald yang sudah menjadi makhluk abadi. Hanya dengan satu serangan, Loki dapat menghancurkan tubuh Harald hingga berkeping-keping.

Tidak mengherankan jika Buah Iblis yang dimakan Loki disebut sebagai Buah Iblis legendaris. Tak hanya memberikan penggunanya kekuatan yang besar, tetapi Buah Iblis ini juga memiliki kehendak sendiri. Tidak sembarang orang bisa memakan Buah Iblis ini.

Sekarang, pertanyaannya bagaimana Loki bisa dicap sebagai penjahat? Itu karena beberapa tokoh besar, seperti Jarul, Scopper Gaban, bahkan Shanks, mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Harald. Kenapa Loki menjadi orang yang harus mengambil tanggung jawab atas kematian Harald, seolah dirinya membunuh Harald atas kehendaknya sendiri? Kamu tahu jawabannya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎