Chelsea JKT48 (instagram.com/jkt48.chelsea.d)
Di awal debutnya generasi 11, salah satu koreografer JKT48 sempat bercerita ke member JKT48 lain bahwa ada trainee yang sangat periang serta ceriwis, yang membuat semua orang akan merasa gemas dan tertawa karena keceriaannya. Ternyata, trainee yang dimaksud adalah Chelsea yang kala itu baru berusia 12 tahun dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Namun, di balik sosoknya yang dikenal ceria, Chelsea sempat mengalami kendala bahasa saat awal debut.
Chelsea belum bisa berbahasa Indonesia saat masuk JKT48, ia bahkan sering pura-pura mengerti saat berinteraksi dengan penggemar. Namun, ia justru memanfaatkan sisi bulenya untuk menjadi personal branding tersendiri. Sejauh ini, belum ada member 48 group yang memiliki keturunan Australia, Chelsea memanfaatkan keunikannya tersebut untuk menarik perhatian penggemar.
Chelsea benar-benar menikmati proses berkembangnya di JKT48. Kesulitan yang ia alami sejauh ini hanya jadwal sekolah dan show yang terkadang bentrok, tetapi hal ini bisa diatasi dengan baik karena manajemen mendukung pendidikan membernya. Selain itu, ia juga sering merasa sedih saat menerima hate comment, tetapi ia memilih untuk mengambil komentar positif yang membangun saja.