Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Zootopia 2.
Zootopia 2 (dok. Disney/Zootopia 2)

Intinya sih...

  • The Super Mario Galaxy Movie (2026) memiliki potensi visual yang spektakuler dan basis penggemar yang kuat, dengan target pendapatan 25% lebih tinggi dari film sebelumnya.

  • Toy Story 5 (2026) harus menghasilkan 60% lebih besar dari film sebelumnya untuk mencetak sejarah baru, namun kekuatan emosional cerita bisa menjadi faktor penentu.

  • Frozen 3 (2027) hanya butuh peningkatan 17% dari pendapatan Frozen 2 untuk melampaui Zootopia 2, dengan basis penggemar yang sangat loyal dan lintas usia.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kesuksesan Zootopia 2 benar-benar jadi tonggak baru dalam sejarah film animasi. Film sekuel Disney ini berhasil meraih pendapatan global sekitar 1,7 miliar dolar AS atau setara kurang lebih Rp26,5 triliun. Angka ini menjadikannya film animasi terlaris sepanjang masa, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Inside Out 2 (2024).

Namun, dalam dunia film animasi, rekor jarang bertahan lama. Dalam beberapa tahun ke depan, ada deretan film animasi besar yang siap menantang dominasi Zootopia 2. Mulai dari sekuel waralaba legendaris sampai kebangkitan karakter ikonik yang punya basis penggemar lintas generasi, Berikut lima film animasi mendatang yang berpeluang menumbangkan rekor fantastis Zootopia 2.

1. The Super Mario Galaxy Movie (2026)

The Super Mario Galaxy Movie (dok. Universal Picture/The Super Mario Galaxy Movie)

Setelah The Super Mario Bros Movie (2023) sukses meraup sekitar 1,36 miliar dolar AS atau sekitar Rp21,2 triliun, Universal dan Illumination jelas memasang target lebih tinggi untuk sekuelnya. Dunia Super Mario Galaxy yang lebih luas dan penuh warna memberi potensi visual yang jauh lebih spektakuler, sekaligus memancing nostalgia kuat dari para gamer lama.

Untuk menyalip Zootopia 2 yang berada di angka Rp26,5 triliun, film ini membutuhkan peningkatan sekitar 25 persen dari pendapatan film sebelumnya. Angka itu memang besar, tapi bukan mustahil mengingat popularitas Mario yang nyaris tak pernah surut. Jika promosi dan respons penonton sekuat film sebelumnya, Mario dan Luigi bisa jadi kandidat serius pemecah rekor.

2. Toy Story 5 (2026)

Toy Story 5 (dok. Pixar/Toy Story 5)

Disney dan Pixar tampaknya ingin terus membuktikan bahwa Toy Story belum kehilangan pesonanya. Waralaba ini sudah mengantongi total pendapatan sekitar 3,2 miliar dolar AS atau setara Rp49,9 triliun, dari empat film sebelumnya. Film terlarisnya sejauh ini, Toy Story 4 (2019), menghasilkan sekitar 1 miliar dolar AS atau Rp16,7 triliun, masih terpaut cukup jauh dari rekor Zootopia 2.

Supaya bisa mencetak sejarah baru, Toy Story 5 harus menghasilkan sekitar 60 persen lebih besar dari film Toy Story mana pun sebelumnya. Tantangannya memang berat, tetapi kekuatan emosional cerita dan kedekatan penonton dengan karakter seperti Woody dan Buzz Lightyear, bisa menjadi faktor penentu jika dieksekusi dengan tepat.

3. Frozen 3 (2027)

Frozen 2 (dok. Disney/Frozen 2)

Jika bicara soal peluang paling realistis dari Disney, banyak yang langsung menunjuk Frozen 3. Dua film pertamanya adalah fenomena global, bahkan Frozen 2 (2019) sempat memegang rekor film animasi terlaris dengan pendapatan sekitar 1,4 miliar dolar AS atau setara Rp21,8 triliun. Basis penggemarnya juga terkenal sangat loyal dan lintas usia.

Menariknya, Frozen 3 hanya butuh peningkatan sekitar 17 persen dari pendapatan Frozen 2 untuk melampaui Zootopia 2. Dengan kembalinya Anna dan Elsa ke layar lebar, ditambah potensi lagu-lagu baru yang viral seperti 'Let It Go', antusiasme penonton diprediksi tetap tinggi meski jarak rilisnya masih beberapa tahun lagi.

4. Minions 3 (2026)

Minions: The Rise of Gru (dok. Universal Pictures/Minions: The Rise of Gru)’

Illumination jelas berharap Minions 3 bisa jadi kartu as mereka di box office. Waralaba Despicable Me dan Minions sudah lama dikenal sebagai mesin uang, dengan Minions (2015) meraih sekitar 1,1 miliar dolar AS atau kurang lebih Rp17,2 triliun. Karakter Minions yang sederhana, lucu, dan mudah viral membuat film-film ini selalu laku keras.

Namun, untuk menyalip Zootopia 2, Minions 3 harus mencetak peningkatan hampir 50 persen dari rekor tertinggi waralaba ini. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana menarik penonton remaja dan dewasa muda, bukan hanya anak-anak. Jika berhasil menciptakan momen viral di media sosial, peluang itu tetap terbuka.

5. Shrek 5 (2027)

Shrek 5 (dok. DreamWorks/Shrek5)

Secara angka, Shrek mungkin terlihat kurang meyakinkan karena belum pernah menembus 1 miliar dolar AS, dengan Shrek 2 (2004) sebagai yang terlaris di kisaran 932 juta dolar AS atau setara Rp14,5 triliun. Namun, kekuatan nostalgia sering kali sulit diprediksi, apalagi setelah 16 tahun absen dari layar lebar.

Kembalinya Shrek, Fiona, dan Donkey berpotensi memicu ledakan penonton dari kalangan milenial yang tumbuh bersama film-film sebelumnya, sekaligus menarik Gen Alpha yang baru mengenal karakter ini. Meski harus hampir menggandakan rekor waralabanya untuk mengalahkan Zootopia 2, jika dieksekusi dengan tepat, Shrek 5 bisa jadi kejutan tak terduga.

Melihat angka-angka fantastis ini, jelas bahwa dominasi Zootopia 2 di box office animasi sedang berada di puncaknya. Deretan film besar yang siap rilis, maka persaingan ke depan akan semakin sengit. Menurutmu, film animasi mana yang paling berpeluang mematahkan rekor milik Zootopia 2?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team