Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Film Hollywood Paling Gagal di Box Office Sepanjang 2026
Masters of the Universe (dok. MGM/Masters of the Universe)
  • Tahun 2026 mencatat lima film Hollywood dengan kerugian besar, menunjukkan bahwa anggaran tinggi dan nama besar tidak menjamin kesuksesan box office.
  • Desert Warrior menjadi kegagalan terbesar dengan kerugian sekitar 149 juta dolar AS, disusul Masters of the Universe yang merugi lebih dari 114 juta dolar AS.
  • Film lain seperti Melania, The Bride!, dan Animal Farm juga mengalami kerugian puluhan juta dolar akibat ulasan buruk, promosi lemah, serta kesulitan menarik penonton.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Industri film Hollywood selalu dipenuhi harapan besar setiap tahunnya. Studio-studio besar rela menggelontorkan dana ratusan juta dolar demi menghasilkan film yang diharapkan menjadi blockbuster. Namun kenyataannya, tidak semua proyek mahal berhasil menarik penonton ke bioskop. Beberapa justru berakhir sebagai kegagalan finansial yang mengejutkan.

Tahun 2026 pun tidak berbeda. Sejumlah film yang sempat dipromosikan besar-besaran malah kesulitan menemukan penontonnya. Ada yang terhambat ulasan buruk, ada pula yang gagal menarik minat publik meski mengusung waralaba terkenal. Berikut lima film Hollywood yang menjadi kegagalan box office terbesar sepanjang 2026 sejauh ini.

1. Desert Warrior

Desert Warrior (Dok. Vertical/Desert Warrior)

Tak diragukan lagi, Desert Warrior menjadi salah satu bencana box office terbesar tahun ini. Film petualangan yang dibintangi Anthony Mackie dan Sharlto Copley tersebut sebenarnya memiliki ambisi besar. Disutradarai Rupert Wyatt, film ini bahkan tercatat sebagai produksi film termahal yang pernah dibuat di Arab Saudi dengan anggaran mencapai 150 juta dolar AS atau sekitar Rp2,44 triliun.

Masalahnya, hampir tidak ada yang datang untuk menontonnya. Setelah menyelesaikan proses syuting pada 2022, film ini tertahan lama di tahap pascaproduksi sebelum akhirnya dirilis pada 2026. Ketika tayang, respons kritikus sangat buruk dengan skor hanya 26 persen di Rotten Tomatoes. Pendapatan globalnya bahkan hanya sekitar 733 ribu dolar AS atau sekitar Rp11,9 miliar.

Dengan demikian, Desert Warrior diperkirakan merugi sedikitnya 149 juta dolar AS atau sekitar Rp2,42 triliun. Kerugian sebesar itu menempatkannya sejajar dengan beberapa kegagalan box office terbesar dalam sejarah perfilman modern.

2. Masters of the Universe

Masters of the Universe (dok. MGM/Masters of the Universe)

Selama puluhan tahun, Hollywood berusaha menghidupkan kembali petualangan He-Man ke layar lebar. Setelah berkali-kali terjebak dalam proses pengembangan yang panjang, Masters of the Universe akhirnya benar-benar dirilis pada 2026. Banyak penggemar berharap film ini bisa mengembalikan kejayaan waralaba yang sempat populer pada era 1980-an.

Sayangnya, nostalgia ternyata tidak cukup untuk menarik massa dalam jumlah besar. Dengan anggaran produksi sekitar 200 juta dolar AS atau sekitar Rp3,25 triliun, film ini hanya menghasilkan sekitar 86 juta dolar AS (Rp1,4 triliun) di box office global.

Kerugian minimumnya diperkirakan mencapai 114 juta dolar AS atau sekitar Rp1,85 triliun. Angka tersebut belum termasuk biaya promosi yang biasanya mencapai puluhan juta dolar tambahan untuk film blockbuster semacam ini.

3. Melania

Melania (Dok. MGM/Melania)

Film dokumenter biasanya tidak diharapkan menghasilkan pendapatan spektakuler di bioskop. Genre ini memang memiliki pasar yang lebih terbatas dibanding film aksi atau superhero. Karena itulah, cukup jarang sebuah dokumenter masuk daftar kegagalan box office terbesar dalam satu tahun.

Namun Melania berhasil mencatatkan prestasi yang tidak diinginkan tersebut. Dokumenter tentang Melania Trump ini dibeli oleh Amazon MGM dengan nilai sekitar 40 juta dolar AS atau Rp650 miliar. Setelah dirilis, film tersebut hanya mampu mengumpulkan sekitar 16,7 juta dolar AS (Rp271 miliar) secara global.

Dengan demikian, kerugiannya diperkirakan mencapai sedikitnya 23,3 juta dolar AS atau sekitar Rp379 miliar. Kontroversi yang mengelilingi sutradara Brett Ratner juga dianggap turut memengaruhi minimnya minat penonton.

4. The Bride!

The Bride! (Dok. Warner Bros/The Bride!)

Setelah sukses besar lewat The Lost Daughter yang mendapat nominasi Oscar, banyak pihak menaruh harapan tinggi pada proyek kedua Maggie Gyllenhaal sebagai sutradara. The Bride! menawarkan interpretasi unik kisah Frankenstein dengan nuansa punk dan latar kota Chicago.

Konsepnya terdengar menarik, tetapi sejak awal film ini sudah menghadapi masalah, termasuk ketika Netflix memutuskan mundur karena kekhawatiran terhadap biaya produksi yang membengkak. Warner Bros kemudian mengambil alih proyek tersebut dengan anggaran yang dilaporkan mencapai 90 juta dolar AS atau sekitar Rp1,46 triliun.

Namun gaya penceritaan yang eksentrik membuat film ini sulit dipasarkan kepada penonton umum. Hasilnya, The Bride! hanya mengumpulkan sekitar 24 juta dolar AS (Rp390 miliar) di box office global. Kerugian yang ditanggung studio diperkirakan mencapai 66 juta dolar AS atau sekitar Rp1,07 triliun.

5. Animal Farm

Animal Farm (Dok. Cinesite/Animal Farm)

Adaptasi animasi dari novel klasik karya George Orwell ini memiliki perjalanan produksi yang sangat panjang. Proyek yang disutradarai Andy Serkis tersebut pertama kali diumumkan pada 2012, tetapi baru berhasil mencapai layar lebar 14 tahun kemudian. Selama prosesnya, film ini sempat berpindah-pindah distributor dan bahkan pernah dikaitkan dengan Netflix sebelum akhirnya dirilis secara luas.

Sayangnya, penantian panjang itu tidak berbuah manis. Dengan anggaran produksi sekitar 35 juta dolar AS atau sekitar Rp570 miliar, Animal Farm hanya mampu meraih pendapatan sekitar 5,5 juta dolar AS (sekitar Rp89 miliar) selama masa tayangnya. Artinya, film ini diperkirakan mengalami kerugian sedikitnya 29 juta dolar AS atau sekitar Rp472 miliar, bahkan sebelum menghitung biaya pemasaran dan distribusi yang biasanya juga sangat besar.

Kesuksesan di Hollywood memang tidak bisa dijamin hanya dengan anggaran besar, nama terkenal, atau waralaba populer. Tahun 2026 telah membuktikan bahwa penonton semakin selektif dalam memilih film yang layak ditonton di bioskop. Menurutmu, film mana yang paling mengejutkan masuk daftar kegagalan box office terbesar tahun 2026 ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article