Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Film Horor Netflix yang Seram walau Tanpa Penampakan Hantu
adegan dalam film Thrash (dok. Netflix/Thrash)
  • Artikel menyoroti tujuh film horor Netflix yang menegangkan tanpa mengandalkan penampakan hantu, melainkan lewat teror psikologis, situasi ekstrem, dan ancaman nyata dalam kehidupan sehari-hari.
  • Film seperti Thrash, Two, Fractured, dan Oxygen menghadirkan ketegangan melalui elemen survival, body horror, hingga distorsi realitas yang membuat penonton terus merasa waspada sepanjang cerita.
  • Don't Move, The Pale Blue Eye, dan How It Ends memperlihatkan bahwa rasa takut bisa muncul dari waktu yang terbatas, misteri kelam, serta ancaman kehancuran dunia tanpa perlu sosok gaib.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Selama ini, banyak orang menganggap film horor baru sah disebut seram jika sudah ada penampakan hantu atau rentetan jumpscare yang bikin jantung mau copot. Padahal, kengerian sejati gak melulu datang dari makhluk halus. Mulai dari teror psikologis, situasi ekstrem yang bikin sesak napas, sampai ancaman nyata yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, semuanya bisa jadi sumber horor yang gak kalah mengerikan.

Menariknya, Netflix punya cukup banyak film horor dengan pendekatan seperti ini. Kalau kamu lagi cari tontonan seram tanpa harus melihat sosok hantu, tujuh rekomendasi film horor Netflix berikut ini wajib masuk watchlist-mu. Siap-siap, rasa takutnya bisa terus kebayang bahkan setelah filmnya selesai!

1. Thrash (2026)

adegan dalam film Thrash (dok. Netflix/Thrash)

Pertama ada Thrash, yang baru saja debut di Netflix pada Jumat (10/4/2026) lalu. Alih-alih mengandalkan penampakan hantu, film horor garapan Tommy Wirkola (Dead Snow) ini menghadirkan teror brutal dari kawanan hiu banteng yang haus darah. Kamu bakal dibuat menahan napas mengikuti perjuangan hidup dan mati Lisa (Phoebe Dynevor), seorang wanita hamil, dan remaja agorafobia bernama Dakota (Whitney Peak) yang harus menghadapi semua itu saat badai dahsyat menerjang kota mereka.

2. Two (2021)

adegan dalam film Two (dok. Netflix/Two)

Dalam Two, elemen body horror dan tekanan psikologis digunakan untuk menggantikan sensasi merinding ketika diteror makhluk tak kasat mata. Di pusat cerita ada Sara dan David, dua orang asing yang terbangun dalam keadaan telanjang di sebuah ruangan misterius. Mereka mendapati tubuh mereka dijahit menjadi satu di bagian perut, tanpa ingatan tentang bagaimana bisa sampai di situ. Rasa sesak, jijik, dan kehilangan kontrol atas tubuh sendiri jadi sumber horor yang terus menghantui dari awal sampai akhir.

3. Fractured (2019)

adegan dalam film Fractured (dok. Netflix/Fractured)

Pikiran yang terdistorsi juga bisa jadi sumber horor yang jauh lebih mencekam daripada bayangan hitam di sudut ruangan, seperti yang disajikan dalam Fractured. Ceritanya mengikuti pria bernama Ray Monroe (Sam Worthington) yang mendadak kehilangan istri dan anaknya di sebuah rumah sakit misterius. Masalahnya, pihak rumah sakit justru mengklaim gak pernah melihat keluarganya terdaftar di sana. Dari sini, kamu akan "dipaksa" membedakan mana yang nyata dan mana yang cuma imajinasi sang protagonis.

4. Oxygen (2021)

adegan dalam film Oxygen (dok. Netflix/Oxygen)

Berbeda dengan film horor lainnya dalam daftar ini, Oxygen membawamu ke situasi paling mencekam yang bisa dibayangkan, yakni terjebak sendirian di dalam kapsul sempit tanpa jalan keluar. Karakter yang terjebak tersebut adalah Elizabeth Hansen alias Liz (Mélanie Laurent), yang harus tetap sadar dalam kondisi hilang ingatan dan pasokan oksigen menipis. Awalnya, kamu mungkin mengira Oxygen hanya horor klaustrofobik biasa, tapi tunggu plot twist di ending yang siap membalikkan semua ekspektasimu!

5. Don't Move (2024)

adegan dalam film Don't Move (dok. Netflix/Don't Move)

Film yang diproduseri oleh sineas horor legendaris, Sam Raimi, ini gak perlu jumpscare berupa setan bermuka rusak untuk memperkuat statusnya sebagai film horor. Cukup seorang wanita bernama Iris (Kelsey Asbille) yang tiba-tiba disuntik cairan pelumpuh oleh seorang pembunuh berantai, lalu cuma punya waktu 20 menit sebelum tubuhnya lumpuh total untuk bertahan hidup. Hasilnya, Don't Move jadi sajian horor thriller yang terasa sederhana, tapi sukses bikin jantung berdebar sepanjang durasi.

6. The Pale Blue Eye (2022)

adegan dalam film The Pale Blue Eye (dok. Netflix/The Pale Blue Eye)

Dibintangi Christian Bale, The Pale Blue Eye membuktikan kalau cerita detektif yang identik dengan teka-teki logika juga bisa berpadu sempurna dengan elemen horor gotik yang mencekam. Bale memerankan Augustus Landor, detektif veteran yang dipanggil untuk mengusut kematian misterius seorang kadet di sebuah akademi militer. Meski gak ada hantu yang melompat dari balik lemari, kengerian film ini dibangun lewat latar kuno, visual suram, dan penggambaran ritual okultisme yang sangat realistis.

7. How it Ends (2018)

adegan dalam film How it Ends (dok. Netflix/How it Ends)

How it Ends melengkapi daftar ini dengan horor yang melebihi suara menangis misterius di malam hari, yakni rasa takut manusia akan hari kiamat. Cerita berpusat pada Will (Theo James), kekasihnya yang tengah hamil, Samantha (Kat Graham), serta calon mertuanya, Tom (Forest Whitaker), yang berada di Chicago ketika sebuah peristiwa misterius berskala besar menghancurkan semua fasilitas di wilayah Amerika. Atmosfer keputusasaan yang kental di sepanjang film dijamin bakal bikin bulu kudukmu berdiri!

Dari teror hiu sampai dunia yang kolaps tanpa kejelasan, tujuh film di atas membuktikan kalau horor gak selalu butuh sosok hantu untuk bikin penonton ketakutan. Jadi, kalau kamu siap diuji rasa cemasnya dengan cara yang lebih “real” dan menegangkan, deretan film horor Netflix ini jelas sayang banget untuk dilewatkan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team