Film Doctor Strange yang penuh adegan sihir (dok. Marvel Studios/Doctor Strange)
Superhero atau penyihir? Pertanyaan tersebut sering ditanyakan kepada Doctor Strange. Film solonya, Doctor Strange (2016), memang bertema sihir, di mana banyak artefak magis dan berbagai mantra ditunjukkan. Film tersebut jadi pertama kalinya sihir atau mystic arts dikenalkan di MCU.
Doctor Strange (2016) memanfaatkan teknologi CGI untuk membuat efek yang jadi keunggulan film ini. Banyak hal magis yang gak akan bisa ditemui di film superhero biasa, sehingga bikin film ini beda dari yang lain. Sekuel Doctor Strange: in the Multiverse of Madness (2022) juga gak boleh dilewatin.
Jika tidak melakukan eksperimen dengan berbagai tema unik, film superhero akan menjadi film yang membosankan dengan latar cerita yang itu-itu aja. Untungnya, Marvel Studios paham dan selalu inovatif dengan tema film-filmnya.
Mengapa Captain America: The First Avenger (2011) dianggap unik di MCU | Karena film ini mengambil tema Perang Dunia II. Berbeda dengan film superhero pada masanya yang kental dengan fiksi ilmiah modern, film ini lebih menonjolkan drama peperangan dan patriotisme klasik dengan penggunaan CGI yang lebih minim. |
Bagaimana film Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings (2021) tampil beda? | Film ini memadukan genre superhero dengan laga silat khas film Hong Kong. Unsur uniknya terletak pada koreografi kungfu yang indah, adaptasi budaya Mandarin, serta pengaruh kuat dari aktor legendaris Tony Leung. |
Apa yang membuat Black Panther (2018) menjadi film yang sangat membanggakan? | Karena keberaniannya mengangkat budaya dan tradisi bangsa Afrika ke layar lebar. Film ini menampilkan negara fiksi Wakanda yang memiliki teknologi sangat maju namun tetap menjaga akar budaya lokalnya dengan sangat kuat. |