Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu (dok. Dapur Film/Cinta Tak Pernah Tepat Waktu)
Cinta Tak Pernah Tepat Waktu diadaptasi dari novel terkenal dengan judul serupa karya Puthut EA, yang mengisahkan tentang kehidupan asmara seorang penulis bernama Daku Ramala (Refal Hady) yang mempunyai sikap idealisme yang tinggi. Sikap tersebutlah yang membuat ia lumayan pemilih dalam urusan percintaan. Daku telah menjalin hubungan dengan Nadya (Nadya Arina) selama lima tahun. Nadya juga sangat perhatian dan sabar dalam menghadapi sikap Daku.
Meskipun demikian, hubungan mereka kandas di tengah jalan. Setelah usai dengan Nadya, Daku bertemu dengan Anya (Carissa Perusset), seorang perempuan yang tangguh dan mandiri. Sifat Anya sangat berbeda dengan Nadya, Anya lebih tegas dalam menyuarakan keinginan dan targetnya di masa depan. Tetapi, lagi-lagi Daku terdiam dan keringat dingin ketika Anya mempertanyakan tentang pernikahan.
Saat mengalami masalah, Daku selalu pulang ke rumah orang tuanya, ibu (Dewi Irawan) dan bapak (Slamet Raharjo) yang berada di Rembang, Jawa Tengah. Saat berada di rumah orang tuanya, Daku bertemu dengan dokter dari Malaysia yang kebetulan bertugas di Rembang, bernama Sarah (Mira Filzah). Ketika Daku bertemu dengan Sarah, ia merasakan hal yang beda, berbeda ketika ia bertemu dengan Nadya maupun Anya.